Mei 15, 2009

Pesan dari 5 Malaikat

Pesan Lima Malaikat Dari Lima Benua
(Penglihatan Rev. Samuel Doctorian, 20 Juni 1998)


Waktu itu, saya berada sendirian di sebuah rumah, di Pulau Patmos selama berminggu-minggu berdoa dan mencari Tuhan. Saya telah menemukan kapel kecil yang bernama Kapel ST. Nicolas. Belum pernah ada orang yang pergi ke sana. Saya pergi ke tempat itu dan mencurahkan isi hati saya kepada Allah. Saya juga menemukan satu batu karang di sisi sebuah bukit, dimana saya dapat duduk, berdoa, merenungkan dan membaca alkitab. Saya makan sedikit sekali pada waktu itu. Dalam waktu-waktu tertentu saya pergi mengunjungi ‘Gua Yohanes’, tempat dimana ia melihat ‘Wahyu yang besar’. Sementara bermeditasi selama satu bulan si tempat terpencil ini, saya berpikir, “Saya bertanya-tanya, apakah Tuhan akan mengutus malaikat-Nya yang kesepuluh?”.

Saya telah melihat sembilan malaikat sebelumnya – di Inggris, di Beograde Yugoslavia…., di Aman, Yordan…., di Yerusalem satu malaikat telah melepaskan seorang wanita dari penggantungan di atas Mesir…..Saya melihat malaikat ke sembilan di Beirut, di tengah-tengah peperangan. Malaikat tersebut secara fisik membangunkan saya pada pk 03.00 dini hari dan memberitahu saya supaya segera keluar dari Negara itu.

Saya sangat bersyukur kepada Tuhan akan hal ini. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi jika malaikat itu tidak datang. Sorga akan memberitahukan hal itu nanti. Jadi, saya tidak yakin, apakah saya akan melihat malaikat Tuhan untuk yang kesepuluh kali. Suatu saat ketika saya sedang berdoa, saya merasakan kehadiran-Nya. Lalu saya bertanya, “Tuhan, apakah malaikat itu datang sekarang?” Tetapi tidak demikian. Satu malam saya juga pernah bermimpi tentang malaikat. Malaikat itu memberitahu saya untung terbang dalam mimpi. Dan saya melalukannya. Tetapi hal itu hanya mimpi belaka. Saya mau melihat malaikat yang sesungguhnya, seperti yang pernah saya lihat, sembilan kali sebelumnya. Pada tanggal 20 Juni jam 03.50 dini hari, di sini, di Pulau Patmos, tiba-tiba ruangan saya menjadi terang,…..dan tidak ada penerangan di sekitar sini. Hanya ada rumah kecil ini, yang terletak di ujung jalan, dekat biara. Namun lihatlah, saya benar-benar sadar waktu itu, dan saya melihat lima malaikat yang indah. Saya melihat wajahnya, sempurna dan seperti manusia, tetapi penuh dengan cahaya. Saya melihat mata mereka, rambut dan tangan mereka. Di sebelah kanan saya hadir dua malaikat, dan ketika saya melihat ke sebelah kiri, saya melihat tiga malaikat lainnya dengan sayap. Mereka memakai jubah putih panjang yang indah, sampai menyentuh lantai. Sesuatu yang tidak dapat saya ungkapkan dengan kata-kata manusia. Saya heran, mengapa lima malaikat itu datang? Saya menjadi gemetar dan terguncang, saya ingin berteriak, tetapi tidak dapat. Sebelum saya melihat malaikat-malaikat ini dalam roh, saya telah melihat diri saya berada dalam sebuah kelompok pertemuan besar. Dan saya sedang berkotbah dalam bahasa Inggris. Seorang penterjemah berdiri di sebelah kiri saya, berambut hitam dan berjas abu-abu. Tetapi saya tidak dapat mengingat bahasa apa yang dia pakai.

Saya sedang menubuatkan hal ini : “Gereja-Ku, engkau mengkotbahkan kasih, engkau mengajarkan kasih, tetapi engkau harus mempraktekkan kasih (mempelihatkan kasih) itu. Diperlukan kesatuan didalam tubuh-Ku. Ada banyak perpecahan di antaramu: Roh-Ku tidak akan bergerak dan bekerja kalau tidak ada kesatuan. Ada kedagingan di dalam gereja-Ku; terlalu bannyak kenajisan di dalam gereja-Ku. Aku merindukan dan menginginkan umat yang kudus. Aku mati untuk menjadikan engkau kudus.”

Sementara saya bernubuat di dalam roh, saya menjadi gemetar. Mata saya terbuka dan saya memandang pada kelompok orang banyak itu, tiba-tiba di tengah nubuatan itu, lima malaikat yang perkasa ini muncul. Saya meninggalkan mimbar dan saya berpikir saya akan jatuh. Tapi ternyata saya terbangun. Ini semua terjadi dalam roh. Ada kuasa yang menolong saya untuk tidak jatuh, dan saya heran dengan apa yang sedang terjadi ini. Lalu tiba-tiba, malaikat pertama di sisi kanan saya berkata “Kami adalah lima malaikat dari lima benua. Kami berada di sini untuk memberikan kepadamu pesan-pesan dari lima benua di dunia”. Pada saat saya mendengar suara itu, saya juga mendengar orang banyak itu berteriak, Ohhh, Ohhh, Ohhh,….. Saya percaya kelompok orang banyak ini juga melihat malaikat-malaikat itu. Kadang-kadang Tuhan menyatakan kepada saya, bahwa di masa-masa yang akan datang, di banyak tempat di dunia ini, Ia akan menyatakan diri-Nya melalui pelayanan para malaikat. Hal ini akan terjadi secara terbuka; Hal ini akan terjadi di gereja-gereja. Beribu-ribu orang akan melihat malaikat pada saat yang bersamaan. Malaikat ini akan melayani tubuh Kristus pada akhir zaman. Lalu malaikat itu berkata, “Apa yang kau lihat dan dengar, beritakan kepada bangsa-bangsa”. Jadi hal ini bukan untuk saya simpan sendiri. Diterima atau tidak, saya harus memberitakannya kepada bangsa-bangsa.

Malaikat Pertama :
Malaikat pertama berkata : “Aku mempunyai berita untuk seluruh Asia”. Ketika dia mengatakan itu, hanya dalam beberapa detik saja, saya dapat melihat seluruh Cina, India, dan Negara-negara Asia seperti Vietnam, Laos. Saya belum pernah mengunjungi Negara-negara ini sebelumnya, saya melihat Philipina, Jepang, Singapura, Malaysia dan Indonesia. Lalu malaikat memperlihatkan kepada saya seluruh Papua New Guinea, Irian Jaya dan ke selatan, ke Australia dan Selandia Baru. Berita dari malaikat ini ditujukan untuk seluruh bagian dari benua Asia termasuk Australia dan Selandia Baru. “Akulah malaikat dari Asia” katanya. Di tangannya saya melihat sangkakala yang hebat. Sangkakala ini ditiup melintasi seluruh Asia. Apa yang dikatakan oleh malaikat ini, semua akan terjadi dengan sangkakala Tuhan ke seluruh Asia. Jutaan orang akan mendengar suara yang dasyat dari Tuhan. Lalu malaikat itu berkata, “Akan ada bencana, kelaparan, banyak orang akan mati karena kelaparan. Angin yang dahsyat akan dilepaskan seperti belum pernah terjadi sebelumnya. Banyak tempat akan digoncang dan dihancurkan. Gempa bumi akan terjadi di seluruh Asia dan laut akan menutupi bumi.”
Saya melihat ini pada tanggal 20 Juni 1998. Sekarang adalah tanggal 16 Agustus 1998, beberapa minggu yang lalu saya telah mendengar berita tentang desa-desa yang disapu bersih dan diseret ke dalam laut di daerah Papua New Guinea. Beribu-ribu orang ada dalam bahaya besar. Hal itu telah terjadi dalam beberapa minggu yang lalu, dan malaikat ini mengatakan kepada saya bahwa hal ini akan terjadi di seluruh Asia. “Bumi akan tenggelam ke dalam laut,” Saya mendengar malaikat itu berkata. “Sebagian besar dari Australia akan digoncangkan. Autralia akan terbagi dan bagian terbesar akan masuk ke dalam laut. “Ini sangat menakutkan.
Saya bertanya-tanya, “Apakah saya mendengar berita ini dengan benar?” Tetapi malaikat itu berkata, “Berjuta-juta orang akan mati di Cina dan India. Bangsa akan melawan bangsa, saudara melawan saudara. Orang Asia akan berkelahi dengan sesamanya. Senjata Nuklir akan dipakai untuk membunuh jutaan orang.” Dua kali saya telah mendengar perkataan ini, “Celaka besar! Celaka besar!” Lalu malaikat itu berkata, “Krisis keuangan akan datang di Asia. Hal ini akan menggoncangkan dunia.” Saya menjadi gemetar sementara malaikat itu berbicara. Dia memandang kepada saya, tersenyum dan berkata, “Akan terjadi kebangunan rohani yang besar, kuk-kuk akan dipatahkan. Rintangan-rintangan akan diangkat. Seluruh Asia-Cina-India orang-orang akan berpaling kepada Kristus.” Saya bergembira dengan berita baik ini setelah mendengar berita penghukuman. Selama waktu itu, kelima malaikat itu hadir di dalam kamar saya.

Malaikat Kedua :
Kemudian saya melihat malaikat kedua memegang sabit di tangannya, yang biasa dipakai sebagai alat penuaian. Malaikat kedua berkata, “Waktu penuaian bagi Israel telah tiba dan semua negara-negara sampai ke Iran.” Saya telah melihat negara-negara itu dalam beberapa detik saja.” Seluruh Turki dan Negara-negara itu (tidak kedengaran) yang telah menolak Aku dan menolak berita kasih-Ku akan saling membenci dan saling membunuh satu sama lain.” Saya melihat malaikat itu mengangkat cabitnya dan turun di atas seluruh Negara-negara Timur Tengah. Saya melihat Iran, Persia, Armenia, Azerbajian, seluruh Georgia, Irak, Siria, Libanon, Yordania, Israel dan selutuh Asia kecil penuh dengan darah. Saya melihat darah di seluruh negara-negara ini dan saya melihat api. Senjata nuklir banyak dipakai oleh negara-negara ini. Asap bermunculan dimana-mana. Penghancur manusia ini menghancurkan satu dengan yang lainnya secara tiba-tiba. Saya mendengar kata-kata ini, “Israel, o Israel, penghukuman besar telah datang.” Malaikat itu berkata, “Orang pilihan, gereja, orang yang tersisa akan disucikan. Roh Allah akan mempersiapkan anak-anak Allah.” Saya melihat api membumbung sampai ke sorga. Malaikat itu berkata, “Inilah penghukuman yang terakhir. Geraja-Ku akan dimurnikan, dilindungi dan siap sedia untuk hari akhir. Manusia akan mati kehausan, Air akan langka diseluruh Timur Tengah. Sungai-sungai akan mongering. Orang akan berkelahi karena air di negara-negara ini.” Malaikat ini menyatakan kepada saya, bahwa Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akan pecah karena krisis di Timur Tengah ini. Tidak akan ada lagi Perserikatan Bangsa Bangsa. Malaikat pemegang sabit akan menuai tuaian.

Malaikat Ketiga :
Salah satu dari malaikat bersayap itu memperlihatkan kepada saya seluruh Eropa. Dari satu bagian kepada yang lainnya, dari utara sampai ke selatan, yaitu Spanyol dan Portugis. Di dalam tangannya dia memiliki alat peengukur. Saya melihat dia terbang melintasi Eropa, dan saya mendengar suaranya, “Aku didukacitakan, aku didukacitakan, ketidakbenaran, kekotoran (kenajisan), kejahatan di seluruh Eropa. Dosa telah naik sampai ke sorga. Roh kudus didukacitakan.” Saya melihat sungai-sungai di Eropa meluap dan membanjiri jutaan rumah. Berjuta-juta tenggelam. Saya melihat ini, saya membaca surat kabar beberapa minggu yang lalu, Chekoslawakia telah mengalami banjir yang hebat yang belum pernah terjadi. Saya juga telah mendengar dimana sungai besar si Cina telah membawa bencana hebat, ribuan rumah hancur karena banjir. Saya tidak mengetahui berita-berita sebelumnya, sampai sesudah saya melihat penglihatan dan mendengar apa yang dikatakan malaikat itu. Tiba-tiba saya mendengar gempa bumi di seluruh Eropa.
“Negara-negara yang belum pernah mengalami gempa bumi akan digoncangkan”, kata malaikat itu. Dan tiba-tiba di dalam rohku, saya melihat menara Eiffel di Paris runtuh, jatuh dan hancur. Sebagian besar Jerman dihancurkan. Kota-kota besar di London – kehancuran terjadi dimana-mana. Saya melihat banjir besar di seluruh Skandinavia. Saya memandang ke bagian selatan melihat Spanyol dan Portugal yang mengalami kelaparan dan kehancuran besar. Banyak yang akan mati karena kelaparan di seluruh Spanyol dan Portugal. Saya telah dirisaukan oleh berita-berita ini dan saya berkata : “Tuhan bagaimana dengan anak-anak-Mu?” Malaikat itu berkata, “Aku akan mempersiapkan mereka. Mereka akan menantikan kedatangan Tuhan. Banyak yang berteriak kepada-Ku pada hari-hari itu dan Aku akan menyelamatkan mereka. Aku akan menyatakan mujizat yang kuat bagi mereka dan memperlihatkan kuasa-Ku”. Jadi di tengah-tengah kehancuran besar ini, akan ada anugrah Allah atas Negara-negara ini. Saya sangat gembira, karena perlindungan Allah ada atas anak-anak-Nya.

Malaikat Keempat :
Sekarang kita pergi ke Afrika. Saya melihat malaikat keempat dengan sayap terbang di atas Afrika. Saya dapat melihat mulai dari Capetown di Selatan sampai ke sebelah utara, yaitu Kairo. Saya melihat semua negara-negara di sana, lebih dari 50 negara. Malaikat dari Afrika ini memegang pedang di tangannya. Sebuah pedang tajam yang hebat. Secara tiba-tiba, saya mendengar dia berkata, “Darah orang tidak bersalah telah dicurahkan. Perpecahan diantara penduduk – generasi yang jauh dari Tuhan – mereka saling membunuh satu sama lain, ribuan penduduk. Aku telah melihat anak-anak-Ku yag setia di Afrika, aku akan memberi pahala kepada mereka yang setia di benua Afrika. Aku akan memberkati mereka dengan berlimpah. Aku akan mengendalikan cuaca, matahari akan membakar dan menghanguskan beberapa tempat. Sungai-sungai besar akan kering, jutaan orang mati kelaparan. Bagian lainnya akan terjadi kebanjiran. Fondasi-fondasi akan digoncangkan. Pedang-Ku akan menghakimi yang tidak benar dan yang haus darah. Jadi banyak gempa bumi akan terjadi sehingga sungai-sungai akan mengalir kearah yang terbalik di dalam benua, membanjiri banyak desa.” Saya melihat jatuhnya pecahan-pecahan besar dari udara di atas bagian-bagian berbeda dari Afrika. “Akan terjadi kegentaran di atas muka bumi seperti yang belum pernah terlihat sejak diciptakan. Tidak ada satupun yang dapat meluputkan diri dari pedang Tuhan.” Saya melihat sungai Nil kering. Ini adalah dewa Mesir. Ikan-ikan mati dan berbau busuk di seluruh Mesir. Sebagian besar dari tengah Afrika akan ditutupi dengan air – jutaan mati. “Tuhan,” saya berkata, “Semuanya adalah berita buruk. Semua kehancuran. Adakah berita baik?” Tuhan berkata, “Hari akhir telah datang, hari penghukuman ada di sini. Kekasih-Ku telah menoleh sekarang dan akhirnya telah datang. “Saya jadi tergoncang dan gemetar. Saya berpikir, “Saya tidak dapat memikulnya.”

Malaikat Kelima :
Lalu aku melihat malaikat terakhir terbang di atas Amerika Utara dan Selatan. Mulai dari Kutub Utara sampai ke Argentina. Dari sebelah timur Amerika Serikat sampai California. Ditangannya terlihat sebuah cawan. Malaikat itu telah mengatakan bahwa ia akan mencurahkan hukuman-hukuman yang ada di dalam cawan itu ke atas benua-benua. Lalu aku mendengar malaikat itu berkata, “Tidak ada keadilan lagi, tidak ada kebenaran, tidak ada kesucian, perzinahan, materialisme, kemabukan, budak dosa, penumpahan darah orang yang tidak bersalah, jutaan bayi-bayi sibunuh sebelum waktunya lahir, perceraian, generasi perzinahan, praktek Sodom gomora terjadi di sini. Hari-hari Nuh terulang lagi, guru-guru palsu, nabi-nabi palsu telah menolak kasih-Ku, banyak dari mereka melakukan imitasi agama menyangkal kuasa yang nyata.” Ketika saya mendengar hal ini, saya memohon kepada malaikat itu, “Dapatkah engkau menunggu sedikit waktu lagi? Jangan curahkan dulu. Berikan kesempatan untuk bertobat. “ Malaikat itu berkata, “ Seringkali Allah telah menunda dan telah mengatakannya, tetapi mereka tidak mendengarkan Dia. Kesabara-Nya telah sampai akhir. Sekarang waktunya telah tiba. Mereka sangat mencintai uang an kenikmatan lebih daripada mencintai Aku.”
Saya melihat malaikat itu mencurahkan cawan di atas Meksiko, dan dua lautan menjai bersatu, Lautan Atlantik dan Lautan Pasifik. Sebagian besar utara Brasillia di tutupi dengan air, Sungai Amazon berubah menjadi lautan besar. Hutan-hutan hancur dan digenangi air. Kota-kota besar di Brasillia mengalami kehancuran. Gempa bumi terjadi di berbagai tempat. Sementara malaikat mencurahkan cawan hukuman, kehancuran besar terjadi di Chilli dan Argentina. Yang selama ini belum pernah terjadi. Seluruh dunia digoncangkan. Kemudian aku mendengar malaikat itu berkata, “Peristiwa ini akan terjadi dalam waktu yang sangat dekat.” Saya berkata, “Dapatkah engkau menundanya? Jangan curahkan hal-hal ini di seluruh belahan bumi.” Dan secara tiba-tiba saya melihat kelima malaikat itu berdiri mengelilingi bumi. Mengangkat tangan dan sayap mereka menghadap ke sorga, mengatakan, “Semua kemuliaan bagi Tuhan di bumi dan di sorga. Sekarang waktunya telah tiba, dan dia akan memuliakan anak-Nya. Bumi akan dibakar dan dihancurkan. Segala sesuatu akan lenyap. Langit dan Bumi yang baru akan datang. Allah akan menghancurkan pekerjaan iblis selamanya. Aku akan memperlihatkan kuasa_ku, Aku akan melindungi anak-anak-Ku di tengah-tengah semua kehancuran ini. Bersiaplah untuk hari ini, karena Tuhan akan datang.” Ruangan saya penuh dengan cahaya yang berasal dari terang malaikat-malaikat itu. Lalu secara tiba-tiba mereka terangkat ke sorga. Sewaktu saya memandang ke atas, saya melihat malaikat-malaikat itu pergi kelima arah yang berbeda. Saya tahu sekarang mereka siap untuk memulai tugas-tugasnya. Selama lebih dari satu jam saya tidak dapat bergerak. Saya betul-betul tertegun, gemetar dari waktu ke waktu.
Saya berkata, “Tuhan bolehkah saya meninggalkan pulau Patmos sekarang?”
Dia menjawab,”Tidak, Aku membawamu ke sini untuk suatu maksud.”
Saya berkata, “Berita dari malaikat-malaikat itu bukanlah berita baik. Berita itu adalah berita hukuman, kebinasaan dan kehancuran. Apakah yang akan orang katakan tentang saya, sebab saya selalu berkotbah tentang kasih, damai dan berita baik?”
Malaikat berkata, “Ini berita kami, engkau adalah alat, saluran. Adalah satu penghargaan jika Allah memilih engkau untuk memberitakan berita ini kepada bangsa-bangsa.”
Saya berkata, “Tuhan kehendak-Mu-lah yang jadi. Bagi Allah segala kemuliaan.”

Tidak ada komentar: