Desember 31, 2008

Why Teens Do Stupid Things..??

Teens smoke, take drugs, have unprotected sex and ride with drunk drivers, not because they think they are invulnerable or haven't thought about the risks, says a new Cornell study.

In fact, they are more likely to ponder the risks, take longer (about 170 milliseconds more) weighing the pros and cons of engaging in high-risk behavior than adults -- and actually overestimate the risks. It's just that they often decide the benefits -- the immediate gratification or peer acceptance -- outweigh the risks, says Valerie F. Reyna, professor of human development at Cornell.

With Frank Farley of Temple University, Reyna reviewed the scientific literature on why adolescents make bad decisions, and on how interventions could help them do the right thing more often. The findings are published in the September issue of the journal Psychological Science in the Public Interest.

The researchers found that while adults scarcely think about engaging in many high-risk behaviors because they intuitively grasp the risks, adolescents take the time to mull over the risks and benefits.

"In other words, more experienced decision-makers tend to rely more on fuzzy reasoning, processing situations and problems as gists [the essence of their actions] rather than weighing multiple factors," said Reyna.

In another study, published September's Journal of Experimental Psychology: Applied, she found that doctors make better decisions by processing less information and making sharper black-and-white distinctions among decision-making options. "This leads to better decisions, not only in everyday life but also in places like emergency rooms where the speed and quality of risky decisions are critical," she said.

The findings on teenagers imply that interventions that use risk data regarding smoking or unprotected sex, for example, may actually backfire if young people overestimate their risks anyway. Instead, interventions should help young people develop "gist-based" thinking in which dangerous risks are categorically avoided rather than weighed in a rational, deliberative way.

Ini Dia Prosedur Dapatkan Gratis Fiskal ke Luar Negeri

Bila anda sudah mempunyai Nomor Pokok Wajib Pajak, mulai tahun 2009 ini, anda mendapatkan fasilitas bebas fiskal bila pergi ke luar negeri. Ternyata untuk memperoleh fasilitas gratis fiskal tersebut, kita harus menyiapkan segala sesuatunya. Berikut prosedur untuk mendapatkan fasilitas tersebut.

Wajib Pajak (WP) tinggal menyerahkan fotokopi kartu NPWP/ surat keterangan terdaftar (SKT) atau SKT Sementara (SKTS), fotokopi paspor, dan borading pass kepada petugas unit pelaksana fiskal luar negeri (UPFLN).

Dalam hal kartu NPWP dimiliki kepala keluarga, maka anggota keluarga yang berangkat keluar negeri harus melampirkan fotokopi Kartu keluarga.

Petugas UPFLN menerima dan meneliti fotokopi dokumen tersebut kemudian menginput NPWP pada aplikasi yang tersedia. Jika NPWP valid maka petugas UPFLN menempelkan stiker bebas fiskal pada bagian belakang boarding pass untuk penumpang.

Penumpang menyerahkan boarding pass yang telah ditempel stiker bebas fiskal kepada petugas konter pengecekan FLN untuk diteliti.

Jadi, sebelum ke bandara, siapkanlah berbagai dokumen yang diperlukan bila anda ingin mendapatkan fasilitas bebas fiskal ke luar negeri ini. Kalau anda tidak mempunyai NPWP, bersiap-siaplah merogoh Rp 2,5 juta untuk angkutan udara, dan Rp 1 juta untuk angkutan laut tiap kali keberangkatan keluar negeri.

Karena penumpang tujuan luar negeri tetap wajib bayar FLN, jika tidak dapat menyerahkan fotokopi dokumen dimaksud, menyerahkan fotokopi dokumen tatapi tidak setelah dicek tidak valid, dan menyerahkan fotokopi kartu NPWP/SKT/SKTS yang dimiliki kepala keluarga tetapi tidak melampirkan kartu keluarga, atau melampirkannya tetapi nama penumpang tidak tercantum dalam susunan kartu keluarga dimaksud.

November 29, 2008

Gen Kangguru = Gen Manusia...???

Kanguru Australia secara genetika serupa dengan manusia dan mungkin pertama kali berevolusi di China.

Beberapa ilmuwan Australia, Selasa (18/11), mengatakan, mereka untuk pertama kali telah memetakan kode genetika hewan khas Australia tersebut dan mendapati kebanyakan gen itu serupa dengan gen manusia. Demikian keterangan Centre of Excellence for Kangaroo Genomics, lembaga yang didukung pemerintah.

"Ada sedikit perbedaan, kami memiliki beberapa tambahan ini, kurang dari itu, tapi semuanya adalah gen yang sama dan banyak di antaranya memiliki susunan yang sama," kata Direktur lembaga tersebut Jenny Graves kepada wartawan di Melbourne.

"Kami mulanya mengira semuanya akan tercampur penuh, tetapi ternyata tidak. Ada banyak potongan genome manusia yang berada tepat di dalam genome kanguru," kata Graves, sebagaimana dilaporkan AAP.

Manusia dan kanguru terakhir memiliki nenek moyang yang sama setidaknya 150 juta tahun lalu, demikian temuan para peneliti tersebut, sementara tikus dan manusia berpisah satu sama lain hanya 70 juta tahun lalu.

Kanguru pertama kali berevolusi di China, tapi pindah melewati dataran Amerika ke Australia dan Antartika. "Kanguru adalah sumber informasi yang sangat besar mengenai seperti apa kita 150 juta tahun lalu," kata Graves.

November 06, 2008

Who's Winning The Election?

Tanggal 4 November 2008 kemarin, lebih kurang jam 8 WIB, di Amerika melaksanakan pemilihan untuk memilih pengganti Goerge Walker Bush.

Dari partai Demokrat yaitu Barrack Obama dan dari kubu republik ada McCain.
Sebenarnya saya cukup kagum dengan McCain, melihat beliau dengan usianya yang kalo dikatakan di Indonesia sudah menjadi seorang kakek dan tidak dipergunakan lagu, beliau ini sudah menapaki usia 72 tahun. Is it cool?

Mengapa US memilih tanggal 4 November sebagai hari pemilihan presiden..?
Yup...Karena dari penanggalan Amerika, bahwa tanggal 4 November itu adalah Election Day atau Hari Pemilu...

Dan yang menjadi pengganti posisi George W. Bush adalah Barrack Obama.
Election dilaksanakan di 5 daerah dan hasilnya dari kubu republik memenangkan 2 daerah dan Obama memenangkan 3 daerah..
Obama pada saat memberikan pidato, selalu menggunakan spanduk yang bertuliskan "CHANGE WE NEED"..
Obama memberikan kebebasan pada setiap rakyatnya seperti pernikahan sejenis dan lain sebagainya...

Bagaimana nasib Negara Super Power di tangan Obama..??
Kita lihat saja nanti..

Oktober 29, 2008

Seminar Kristen dan Magic Show "Dunia Sulap dan Alam Gaib"

Pada tanggal 25 Oktober 2008 kemarin, Methodist-2 Center for Study and Training menggelar sebuah acara yang diberi judul "Dunia Sulap dan Alam Gaib".
Methodist-2 Center for Study and Training kerap dipanggil dengan nama "M2C".
Selain seminar, M2C juga menyuguhkan beberapa pertunjukkan sulap. Pertunjukkan sulap ini akan dimainkan oleh Methodist-2 Magic Community atau biasa dipanggil M2MC.

Latar belakang digelar acara ini adalah "Apakah Alam Gaib itu benar-benar ada atau hanya sekedar sebuah takhayul atau hanya sebuah cerita yang sampai saat ini sangat ditakuti oleh masyarakat Indonesia?

Acara ini mendatangkan seorang pembicara yang bernama "Suhu Hai-Hai". Suhu disini berarti MASTER.
Beliau adalah seorang teolog dan anda dapat mengakses beliau dengan masuk ke situs rohani www.sabdaspace.org
Beliau membuka hal-hal yang dikatakan oleh orang-orang adalah hal gaib.

Beliau menyajikan makalah yang berisikan:

Ada beberapa teknik sulap yang dipergunakan oleh pesulap-pesulap terbesar dan terkenal di abad ini, seperti teknik pemindahan, teknik menghilang, teknik memunculkan dan lain sebagainya.

Visi dan Misi beliau adalah membuka kebohongan yang diciptakan oleh ahli paranormal, dukun dan hal yang membual lainnya. Beliau ingin manjadikan bangsa ini menjadi bangsa yang tidak dapat dibohongi oleh hal-hal yang gaib.

Apakah benar-benar ada hal gaib?

Anda dapat mengakses informasi lebih lanjut di www.meth2centre.blogspot.com dan juga www.sabdaspace.org


Sekedar Perkenalan M2C dan M2MC
M2C adalah sebuah organisasi yang bergerak dalam bidang event organizer. M2C terdiri dari seorang pelindung yaitu Pimpinan Perguruan sekaligus Kepala Sekolah SMA Methodist-2 Medan. Yang menjadi Pembina atau Advisor adalah 2 orang guru.

Dan keanggotaan dari CEO (Chief Executive Officer), Vice CEO, Secretaris, Bendahara, ketua-ketua setiap divisi dan anggota adalah merupakan murid-murid SMA Methodist-2 Medan.

Di dalam M2C, terdapat 4 divisi yaitu:
1. Divisi Event Organizer
2. Divisi Research n Development
3. Divisi Marketing
4. Divisi Multimedia n Design
(Read More www.meth2center.blogspot.com)

M2MC juga merupakan sebuah organisasi dimana terdiri dari Pimpinan Perguruan dan Pembina dan jajaran keanggotaan adalah merupakan siswa-siswi SMA Methodist-2 Medan.

Oktober 04, 2008

Wall Street Jatuh

New York (ANTARA News) - Pekan yang brutal di Wall Street telah berakhir, dengan ditandatanganinya penyalamatan besar-besaran pemerintah AS atas sektor finansialnya yang bermasalah, namun para investor masih mencari-cari alasan untuk bersorak gembira.

Rencana senilai 700 miliar dolar tersebut diharapkan akan membantu mendorong pemulihan akibat kehancuran sektor perumahan AS, namun beberapa orang berpendapat masih belum jelas kapan krisis kredit global yang telah mencekik kegiatan ekonomi akan mulai mereda.

Paket penyelamatan besar-besaran itu "hendaknya melenyapkan kepanikan yang telah meningkat di pasar finansial AS dalam beberapa pekan belakangan ini," kata Brian Bethune, ekonom pada Global Insight.

"Akan tetapi, adalah hal yang naif jika orang menyangka berbagai langkah itu saja akan menjadi obat mujarab bagi ekonomi. Ekonomi berada di tengah resesi."

Indeks Dow Jones Industrial Average yang terdiri atas 30 saham unggulan anjlok 7,34 persen pada pekan ini menjadi 10.325,28, termasuk rekor penurunan Senin lalu sebanyak 777 poin.

Indeks Standard & Poor's 500 yang mencakup pasar yang lebih besar bahkan mengalami pelemahan yang lebih besar lagi, yakni 9,39 persen untuk pekan ini menjadi 1.099,23, sedang indeks komposit yang terdiri atas saham-saham teknologi anjlok 10,8 persen menjadi 1.947,39.

Pekan yang membuat perut seperti teraduk-aduk di Wall Street terjadi di tengah pembekuan lebih jauh pasar kredit global, langkah yang sama saja dengan penutupan pinjaman antarbank dan dapat semakin menekan ekonomi yang sudah melemah.

"Terjadi kecemasan dan kepanikan yang hampir tak tertahankan lagi di pasar finansial dewasa ini. Bagi para investor, tampaknya saat ini hanya ada sedikit tempat untuk bersembunyi," ujar Scott Anderson di Wells Fargo Economics kepada AFP.

Para analis Standard & Poor's menyatakan pembekuan itu merupakan situasi dimana "ketakutan mengalahkan fundamental".

Pasar telah mendapat peringatan mengenai lemahnya ekonomi, dengan data memperlihatkan pemutusan hubungan kerja pada September yang mencapai 159.000 orang. Sebelumnya pada pekan ini, data menunjukkan penurunan tajam sebesar 4 persen pesanan pabrik.

Indikasi lain yang menggarisbawahi terjadinya kelesuan ekonomi adalah merosotnya penjualan mobil AS pada bulan lalu, ketika ekonomi yang makin memburuk membuat berbagai ruang pamer mobil berubah seperti kota hantu dan para pembuat mobil utama melaporkan penurunan sebanyak 37 persen. (*)

September 19, 2008

Ten Dating Red Flags

When determining if you should let things get serious, remember: actions speak louder than words. With that being said, here are ten dating red flags. If you see any of these, do yourself a favor and reconsider if it's worth it for you.

1. You are not on the VIP list for breaking news

Were you the last to learn about this person's job promotion or newborn niece or nephew? Once things are serious, you should be among the first to know about exciting news, or bad news.


2. They avoid meeting your family or friends

If they are shying away from meeting your friends/family consistently, then there are problems. Even if they are very shy, they should want to meet those who are important to you.

3. They don't make any sacrifices

Healthy relationships don't require bending over backwards all the time, but a certain amount of sacrifice is necessary in a selfless union. When two of my friends first started dating one another, she demanded that he go to Farm Aid for her birthday, which was also the opening NFL football Sunday. While all the guys gathered to watch the games, he was sweltering on some field attending Farm Aid -- an event he never would have gone to if she hadn't have invited him. Now that's sacrifice.

4. They can't fit in your future

I admit it. When I meet girls, I envision future moments I may some day share with them. Most of my scenarios are her with me and my family at a Thanksgiving holiday or at a summer crabfeast. If I'm really into her, I usually relish the thought. If not, I kinda cringe.

5. They are too controlling

It's scary but I've seen many relationships where guys forbid girls to hang out with certain friends, or wear certain clothes. Major problem if someone is controlling you and not allowing you to be who you want to be within a relationship.

6. The "what are we" conversation fails miserably

Almost every relationship hits that crossroads where you both decide if it's worth taking the plunge into being exclusive and calling each other boyfriend/girlfriend. If they are confused and surprised that you're ready to get serious, the timing is not right, and you should try to figure out how long you want to wait around until they are ready.

7. They talk about plans that don't involve you

My sister has major wanderlust. She's always talking about heading off to Chicago or living in London for a year. She often talks about these things with no regard for the fact that she has a boyfriend at the time. If you find that someone is making plans or talking about far off places without inviting you along for the ride, don't let yourself get too into this person.

8. Your friends or family don't like them

Remember that your friends and family know you best. Don't take their thoughts with a grain of salt. It's one thing if a person or two don't get along with your significant other, but if a lot of them are saying you should reconsider, then do it. Unfortunately, we often find out about how much our friends hated that person after this person is gone.


9. They violated your trust

Whether it's cheating or a little lie that they got caught in, it will be hard to regain trust. Trust is something we don't give away easily, and once it's gone it's hard to get it back. We'll always be wondering about that lie, and doubt will creep in more and more as our minds fixate on that lie. Too often, people take trust for granted and once they lose it they never get it back.

10. You practice "unbalanced dating"

Are you always seeing his friends or doing things that he wants to do? Do you just let him pick the restaurants and events? Or is it the other way around? Relationships are fun when you are both able to contribute. If you're not taking turns creating fun times together, it will most likely fizzle out.

What would you add to the list? Ever been a victim of any of these red flags?

Softex..? Salah Satu Penyebab Kanker Rahim

Softex / Pantyliner merupakan salah satu pemicu kanker rahim. Hal ini saya ketahui sewaktu mendengar cerita dari guru saya dan beliau mendapatkan info ini dari Yayasan Kanker Indonesia.

Ternyata softex yang beredar di masyarakat sekarang ini ada yang mengandung zat pemutih di dalam pembalut tersebut sehingga pada saat anda memakai pantyliner yang mengandung zat pemutih yang berlebihan, maka zat tersebut akan masuk ke dalam ovarium dan menyebabkan kanker rahim.

Untuk mengetahui pembalut mana yang baik (zat pemutih yang sedikit) dan tidak baik (zat pemutih yang berlebihan), yayasan tersebut menawarkan cara yaitu:
1. Sediakan air putih (disarankan aqua)
2. Softex / Pantyliner

Caranya:
Kapas yang ada di dalam pembalut / pantyliner dikeluarkan dan ambil sedikit.
Lalu, masukkan kapas tersebut di dalam air aqua.
Perhatikan apakah air menjadi keruh atau tidak.
Apabila hasil yang didapat adalah airnya keruh, maka pembalut tersebut mempunyai kadar zat pemutih yang tinggi.
Dan sebaliknya..

September 15, 2008

Andy F. Noya keluar dari Metro TV

Banyak yang bertanya mengapa saya mengundurkan diri sebagai pemimpin redaksi Metro TV. Memang sulit bagi saya untuk meyakinkan setiap orang yang bertanya bahwa saya keluar bukan karena 'pecah kongsi' dengan Surya Paloh, bukan karena sedang marah atau bukan dalam situasi yang tidak menyenangkan. Mungkin terasa aneh pada posisi yang tinggi, dengan 'power' yang luar biasa sebagai pimpinan sebuah stasiun televisi berita, tiba-tiba saya mengundurkan diri.

Dalam perjalanan hidup dan karir, dua kali saya mengambil keputusan sulit. Pertama, ketika saya tamat STM. Saya tidak mengambil peluang beasiswa ke IKIP Padang. Saya lebih memilih untuk melanjutkan ke Sekolah Tinggi Publisistik di Jakarta walau harus menanggung sendiri beban uang kuliah. Kedua, ya itu tadi, ketika saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari Metro TV.

Dalam satu seminar, Rhenald Khasali, penulis buku Change yang saya kagumi, sembari bergurau di depan ratusan hadirin mencoba menganalisa mengapa saya keluar dari Metro TV. ''Andy ibarat ikan di dalam kolam. Ikannya terus membesar sehingga kolamnya menjadi kekecilan. Ikan tersebut terpaksa harus mencari kolam yang lebih besar.''

Saya tidak tahu apakah pandangan Rhenald benar. Tapi, jujur saja, sejak lama saya memang sudah ingin mengundurkan diri dari Metro TV. Persisnya ketika saya membaca sebuah buku kecil berjudul Who Move My Cheese.Bagi Anda yang belum baca, buku ini bercerita tentang dua kurcaci. Mereka hidup dalam sebuah labirin yang sarat dengan keju. Kurcaci yang satu selalu berpikiran suatu hari kelak keju di tempat mereka tinggal akan habis. Karena itu, dia selalu menjaga stamina dan kesadarannya agar jika keju di situ habis, dia dalam kondisi siap mencari keju di tempat lain. Sebaliknya, kurcaci yang kedua, begitu yakin sampai kiamat pun persediaan keju tidak akan pernah habis.

Singkat cerita, suatu hari keju habis. Kurcaci pertama mengajak sahabatnya untuk meninggalkan tempat itu guna mencari keju di tempat lain. Sang sahabat menolak. Dia yakin keju itu hanya 'dipindahkan' oleh seseorang dan nanti suatu hari pasti akan dikembalikan. Karena itu tidak perlu mencari keju di tempat lain. Dia sudah merasa nyaman. Maka dia memutuskan menunggu terus di tempat itu sampai suatu hari keju yang hilang akan kembali. Apa yang terjadi, kurcaci itu menunggu dan menunggu sampai kemudian mati kelaparan. Sedangkan kurcaci yang selalu siap tadi sudah menemukan labirin lain yang penuh keju. Bahkan jauh lebih banyak dibandingkan di tempat lama.

Pesan moral buku sederhana itu jelas: jangan sekali-kali kita merasa nyaman di suatu tempat sehingga lupa mengembangkan diri guna menghadapi perubahan dan tantangan yang lebih besar. Mereka yang tidak mau berubah, dan merasa sudah nyaman di suatu posisi, biasanya akan mati digilas waktu.

Pesan moral buku sederhana itu jelas: jangan sekali-kali kita merasa nyaman di suatu tempat sehingga lupa mengembangkan diri guna menghadapi perubahan dan tantangan yang lebih besar. Mereka yang tidak mau berubah, dan merasa sudah nyaman di suatu posisi, biasanya akan mati digilas waktu.

Maka ketika mendengar sebuah lagu berjudul 'Lentera Jiwa' yang dinyanyikan Nugie, hati saya melonjak-lonjak. Selain syair dan pesan yang ingin disampaikan Nugie dalam lagunya itu sesuai dengan kata hati saya, sudah sejak lama saya ingin membagi kerisauan saya kepada banyak orang.

Dalam perjalanan hidup saya, banyak saya jumpai orang-orang yang merasa tidak bahagia dengan pekerjaan mereka. Bahkan seorang kenalan saya, yang sudah menduduki posisi puncak di suatu perusahaan asuransi asing, mengaku tidak bahagia dengan pekerjaannya. Uang dan jabatan ternyata tidak membuatnya bahagia. Dia merasa 'lentera jiwanya' ada di ajang pertunjukkan musik. Tetapi dia takut untuk melompat. Takut untuk memulai dari bawah. Dia merasa tidak siap jika kehidupan ekonominya yang sudah mapan berantakan. Maka dia menjalani sisa hidupnya dalam dilema itu. Dia tidak bahagia.

Ketika diminta untuk menjadi pembicara di kampus-kampus, saya juga menemukan banyak mahasiswa yang tidak happy dengan jurusan yang mereka tekuni sekarang. Ada yang mengaku waktu itu belum tahu ingin menjadi apa, ada yang jujur bilang ikut-ikutan pacar (yang belakangan ternyata putus juga) atau ada yang karena solider pada teman. Tetapi yang paling banyak mengaku jurusan yang mereka tekuni sekarang -- dan membuat mereka tidak bahagia -- adalah karena mengikuti keinginan orangtua.

Dalam episode Lentera Jiwa (tayang Jumat 29 dan Minggu 31 Agustus 2008),>> kita dapat melihat orang-orang yang berani mengambil keputusan besar dalam hidup mereka. Ada Bara Patirajawane, anak diplomat dan lulusan Hubungan Internasional, yang pada satu titik mengambil keputusan drastis untuk berbelok arah dan menekuni dunia masak memasak. Dia memilih menjadi koki. Pekerjaan yang sangat dia sukai dan menghantarkannya sebagai salah satu pemandu acara masak-memasak di televisi dan kini memiliki restoran sendiri. ''Saya sangat bahagia dengan apa yang saya kerjakan saat ini,'' ujarnya. Padahal, orangtuanya menghendaki Bara mengikuti jejak sang ayah sebagai dpilomat.

Juga ada Wahyu Aditya yang sangat bahagia dengan pilihan hatinya untuk menggeluti bidang animasi. Bidang yang menghantarkannya mendapat beasiswa dari British Council. Kini Adit bahkan membuka sekolah animasi. Padahal, ayah dan ibunya lebih menghendaki anak tercinta mereka mengikuti jejak sang ayah sebagai dokter.

Simak juga bagaimana Gde Prama memutuskan meninggalkan posisi puncak sebuah perusahaan jamu dan jabatan komisaris di beberapa perusahaan. Konsultan manajemen dan penulis buku ini memilih tinggal di Bali dan bekerja untuk dirinya sendiri sebagai public speaker.

Pertanyaan yang paling hakiki adalah apa yang kita cari dalam kehidupan yang singkat ini? Semua orang ingin bahagia. Tetapi banyak yang tidak tahu bagaimana cara mencapainya.

Karena itu, beruntunglah mereka yang saat ini bekerja di bidang yang dicintainya. Bidang yang membuat mereka begitu bersemangat, begitu gembira dalam menikmati hidup. ''Bagi saya, bekerja itu seperti rekreasi. Gembira terus. Nggak ada capeknya,'' ujar Yon Koeswoyo, salah satu personal Koes Plus, saat bertemu saya di kantor majalah Rolling Stone. Dalam usianya menjelang 68 tahun, Yon tampak penuh enerji. Dinamis. Tak heran jika malam itu, saat pementasan Earthfest2008, Yon mampu melantunkan sepuluh lagu tanpa henti. Sungguh luar biasa. ''Semua karena saya mencintai pekerjaan saya. Musik adalah dunia saya. Cinta saya. Hidup saya,'' katanya.

Berbahagialah mereka yang menikmati pekerjaannya. Berbahagialah mereka yang sudah mencapai taraf bekerja adalah berekreasi. Sebab mereka sudah menemukan lentera jiwa mereka.

September 02, 2008

PM Jepang Mnegundurkan diri...?? WHY..??

PM Jepang yang belum genap setahun menjabat dalam pemerintahan Jepang, tiba-tiba saja kemarin mengumumkan bahwa beliau telah mengundurkan diri. Apa alasan beliau yang sekarang berumur 72 tahun ini mengundurkan diri..?? Apa yang menjadi penyebabnya..??

Hmm.... Ini hanya opini saya tentang manusia Jepang..
Yang saya tahu dari ayah saya bahwa, orang Jepang adalah orang yang bertanggung jawab atas pekerjaan yang dijalaninya (mungkin ga semua orang Jepang seperti ini ya...hehe..).
Tetapi, tabiat ataupun sikap orang jepang adalah menyelesaikan suatu persoalan sampai selesai, jikalau orang tersebut tidak dapat menyelesaikan dengan baik atau katakan tidak dapat diselesaikan oleh orang tersebut, maka orang yang berada pada suatu jabatan akan mengundurkan diri dari jabatan yang ia pegang.
Ini menandakan bahwa orang Jepang mempunyai kesadaran diri yang tinggi tidak seperti orang lain yang ada di dunia ini.

Nah..apa alasannya PM Jepang mengundurkan diri?
Ini dikarenakan bahwa beliau tidak mau membuat masalah menjadi rumit.

Untuk menghindari keadaan yang makin sulit dalam menghadapi sesi khusus parlemen pada waktu dekat ini. Sebab, berbagai usulan pemerintah di parlemen selalu mendapat penolakan dari kubu oposisi, sehingga telah menyulitkannya untuk menjalankan kebijakan-kebijakannya.

PM Jepang : "Saya merasa bahwa kita harus memberi tekanan khusus pada kepentingan ekonomi," kata Fukuda dalam sebuah pernyataan di televisi nasional. Jika ini membantu, meski sekecil apapun agar sesi parlemen berjalan lebih mulus, saya memutuskan bahwa lebih baik orang lain memimpin (Jepang) daripada saya."

Agustus 25, 2008

Sleep And Slimming

How many calories does an extra two hours of sleep save?
Almost 300, according to a study at Hendrix College in Conway, Arkansas.

Thirty-two students kept diaries of how much sleep thet got and which foods they ate over a three-week period.

The first week, students stuck to their normal eating and sleeping schedules
The second week, they were asked to sleep an extra two hours a day.
And, the third week, they went back to their normal routines.


Researchers found that the students who got an extra two hours of sleep during week two ate nearly 300 calories a day less than in week one.
When they returned to their normal sleep-deprived routines in week three, they ate more food.

A Needle In Time

Flu season is all year round in Asia, so it's good news that a new flu vaccine has hit the market. Fluarix provides protection against the three new strains of the bug identified by the World Health Organization (WHO) as being most likely to cause flu this year.

Dr.Wong Sin Yew, an infectious disease consultant in Singapore, says that very young children, the elderly, and the chronically ill are most at risk and should be vaccinated. "These groups are particularly vulnerable to the more serious complications of flu such as pneumaonia," he says.
It takes seven days to build up immunity after the injection, and protection lasts a maximum of 12 weeks.

However, people who've had an allergic reaction to past flu shots or have other related allergies should consult a doctor.

Alternative Remedy For The Blues

While prescription medication and psycotheraphy may be at the forefront of depression treatment, alternative theraphies and formulations may have their place in the treatment, too.

Dr. David Mischoulon, director of alternative remedy studies of the Depression Clinic and Research Program at the Massachusetts General Hospital, says research suggests that, taken under a doctor's supervision, so-called alternative remedies such as St. John's wort and omega-3 fatty acids may also help, particularly for milder forms of depression.

Mischoulon says if your sadness starts to interfere with work or relationships, however, your problem may be more serious. In this case, you should consult your health professional.

Agustus 23, 2008

Planet Mars Sulit Dukung Kehidupan

Peneliti planet Mars yang tergabung dalam misi wahana tak berawak, Phoenix Mars Lander, belum lama ini menemukan senyawa perklorat di tanah Planet Merah.

Ini menunjukkan bahwa Mars secara umum sulit mendukung kehidupan. Temuan ini tentu saja membuat para peneliti sedikit kecewa lantaran menganggap bahwa Mars mampu menopang kehidupan kini pupus. Perklorat, salah satu unsure yang terkandung dalam bahan bakar roket, itu terdeteksi saat Phoenix melakukan analisa kimia dengan instrument Electrochemistry and Conductivity Analyzer (MECA).

Di kawasan tersebut ditemukan sumber perklorat yang terbentuk secara alami dan dihuni oleh mikroba ekstrem yang menggunakannya sebagai sumber energy. Berdasarkan data badan pengendali lingkungan (EPA), perklorat bersifat racun yang dapat memengaruhi fungsi kelenjar thyroid dan mengganggu pertumbuhan bayi.

Temuan ini sekaligus menggugurkan analisis MECA pertma yang mengindikasikan adanya kemiripan antara tanah Mars dan tanah di bumi, termasuk pH yang menentukan kandungan mineral. “Analisis pertama menunjukkan tanah Mars mempunyai kesamaan dengan planet bumi. Analisis berikutnya menunjukkan adanya zat kimia di tanah Mars,”papar penyelidik utama Phoenix Peter Smith.

Hal sedikit berbeda disampaikan ilmuan dari Pusat Penelitian Ames milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) Richard Quinn. Dia mengungkapkan, meski mengandung perklorat, bukan berarti Mars sama sekali tidak dapat menopang kehidupan. “Kita tahu bahwa mikroba dapat hidup dengan baik dalam kondisi yang mudah terjadi oksidasi. Senyawa reaktif yang sangat mudah teroksidasi itu tidak selamanya membahayakan makhluk hidup,” kata dia.

Meski temuan perklorat cukup mengejutkan, para ilmuan tetap akan melanjutkan penelitian lebih lanjut terhadap kandungan planet Mars. Pada penelitian awal, ilmuan sempat menemukan jejak es. Ini menandakan bahwa planet berjarak 680 juta kilometer dari bumi itu memiliki kandungan mineral. Guna manjawab berbagai misteri yang belum terungkap, para ilmuan memperpanjang misi di Mars hingga 30 September mendatang.

Apalagi, semua instrument pendukung masih berfungsi dengan baik. Misi Phoenix sendiri sebelumnya hanya dicanangkan selama tiga bulan, yakni hingga akhir Agustus. Misi seharga USD 420 juta ini dikembangkan atas kerja sama NASA dan University of Arizona. Misi yang diluncurkan pada Agustus 2007 itu untuk menindaklanjuti wahana ruang angkasa Odyssey, yang pada 2002 merekam kemungkinan adanya kandungan es.

Agustus 22, 2008

Medicine From Milk: Gene Therapy Could Transform Goats Into Pharmaceutical Factories

University of Pennsylvania researchers have used gene therapy to reduce the time it takes to breed large animals capable of producing therapeutic proteins in their milk, such as insulin or those that fight cancer. This represents a significant milestone in drug development, as current methods involve cloning, which takes more time and generally costs more.

"Having an easier way to harness nature's power to produce large quantities of specific proteins in milk could increase the availability of drugs for people who could otherwise not afford these treatments," said Ina Dobrinski, one of the researchers on the study.

The study also is significant because it may also be a new way to eliminate diseases in future generations of animals, such as those used for livestock. Here's why: To get the goats to produce specific proteins, the researchers used radiation to kill a portion of a male goat's germ cells (the cells that produce sperm). Then they used a modified adeno-associated virus (a well studied and tolerated gene therapy vector) to insert a gene in the remaining cells. Once the new gene took hold in the germ cells, a predictable number of offspring carried the gene necessary to produce the desired protein in their milk.

The advance is immediately valuable for pharmaceutical development and biology research, but a similar approach could be used to bolster the food supply by eliminating genetic disorders in animals over several generations. It is also possible that once perfected, this technique could eliminate disease genes in humans over several generations, assuming ethical concerns can be resolved adequately.

This study is published in the February 2008 print edition of The FASEB Journal.

"For thousands of years, people have domesticated cows and goats to make milk, butter and cheese. And for thousands of years dairy products have been used as folk remedies for practically every human illness. Most have been completely ineffective." said Gerald Weissmann, MD, editor-in-chief of The FASEB Journal. "So it is reassuring that modern science would find a way to use the milk we drink to yield of drugs that actually work."

img: Researchers have used gene therapy to reduce the time it takes to breed goats capable of producing therapeutic proteins in their milk, such as insulin or those that fight cancer.

Buaya Pertama Mungkin Dari Afrika

Penemuan salah satu bagian dari keseluruhan kerangka yang diindikasikan sebagai fosil buaya purbakala semakin memperkuat hipotesa bahwa kelompok buaya yang pertama berasal dari Afrika sebelum bermigrasi ke Amerika Selatan dan menyebar ke seluruh perairan Amerika.

Buaya bermoncong lancip semakin diduga kuat sebagai predator yang juga hidup di lautan dunia sekitar 62 juta tahun yang lalu. Hal ini dikemukakan oleh para peneliti Brazil di Rio De Janeiro. Para ahli memberi nama "Guarinisuchus munizi" untuk spesies baru ini dan mengatakan bahwa penemuan tersebut memberikan gambaran baru dari sejarah evolusioner buaya modern.

Menurut Alexander Kellner dari Museum Nasional Universitas Rio De Janeiro, fosil yang meliputi tulang tengkorak, tulang rahang dan tulang belakang merupakan bentuk terlengkap dari marine corcodylomorphs yang ditemukan di Pernambuco, timur laut Brazil. Para ilmuwan telah menemukan sejumlah species purbakala buaya dalam beberapa tahun terakhir.

“Penemuan jenis buaya sepanjang 10 kaki ini merupakan penemuan yang jarang sekali ada sekaligus menyingkapkan lembaran teori baru,” ujar Kellner.

Penemuan ini juga menjelaskan bahwa marine corcodylomorphs telah menggantikan spesies kadal air pada awal zaman Paleocene sekitar 65 juta tahun yang lalu atau saat kadal air menemui kepunahan. Para ahli yakin keunikan dari buaya purbakala tersebut terletak pada perbedaan anatomi di tulang tengkoraknya.

Naga Laut

Jauh dari mitos naga atau legenda yang kerap kita baca sejak kecil. Naga laut yang berenang perlahan di dalam akuarium itu bertubuh mungil, langsing, panjang, dan tentu saja tidak menyemburkan api dari mulutnya.

Sepintas, bila melihat kepalanya, naga laut serupa dengan kuda laut (seahorse). Naga laut, bersama dengan seahorse, pipehorses, dan pipefish, berasal dari satu keluarga Syngnathidae. Nama Latin syngnathid merujuk pada bentuk rahang yang menyatu serupa pipa panjang. Walau satu keluarga, ciri khas naga laut yang membedakan dari anggota keluarga Syngnathidae lainnya adalah kaki-kakinya yang berbentuk rumbai-rumbai serupa daun.

Perbedaan lainnya adalah ekor naga laut yang tidak dapat di gulung seperti ekor kuda laut. Kaki-kaki serupa daun ini adalah alat kamuflase untuk pertahanan diri. Di habitat aslinya, naga laut hidup di antara rumput laut atau lamun, di antara batu-batu atau karang, di daerah lepas pantai. Pada kedalaman 3 hingga 50 meter, naga laut memakan plankton, larva ikan, atau udang kecil seperti crustaceans.

Naga laut terdiri atas dua jenis, yaitu Weedy (Phyllopteryx taeniolatus) dan Leafy (Phycodurus eques). Naga laut yang saat ini berada di Sea World adalah jenis Weedy. Sementara jenis Leafy rencananya akan didatangkan dalam waktu dekat. Di Sea World, naga laut itu disimpan dalam akuarium khusus bertemperatur 14-15 derajat Celsius agar serupa kondisi habitat aslinya. Panjang naga laut Weedy yang didatangkan dari Australia menggunakan pesawat itu sekitar 15-25 cm. Ia dapat tumbuh maksimal hingga 45 cm. Pada usia dewasanya, warnanya akan semakin indah, yaitu kemerahan dengan bintik-bintik kuning dengan strip garis-garis biru keunguan.

Bila rencana Sea World mendatangkan Leafy tak ada halangan, boleh jadi pengunjung akan makin takjub. Leafy berpenampilan tak kalah unik sebab rumbai-rumbainya lebih banyak.

Naga laut hanya hidup di perairan wilayah selatan Australia. Populasi Leafy lebih sedikit sehingga sejak tahun 1991 Departemen Perikanan Australia Barat menyatakan Leafy sebagai spesies yang dilindungi.

Jantan yang melahirkan

Salah satu keunikan dari naga laut, selain mitos mistis yang melekat padanya, adalah pola reproduksinya.

Naga laut jantan memegang peran pada proses hamil dan melahirkan. Pada saat musim kawin, naga laut betina meletakkan sekitar 100 hingga 300 telur kecil di rongga bawah perut pejantan. Pada kantong yang diproduksi naga laut jantan hanya pada musim kawin ini, telur-telur dibuahi.

Kantong darah naga laut jantan terdiri atas ratusan mangkuk kecil yang masing-masing menampung satu telur.

Setelah empat hingga enam minggu dari saat pembuahan, sang jantan lalu akan melahirkan bayi-bayi naga mungil.

Sand Dollar Larvae Use Cloning To 'Make Change,' Confound Predators

Nature is full of examples of creatures that try to look as big as possible in an effort to scare away potential predators. But to avoid being eaten alive the larvae of sand dollars appear to have a different strategy, in a way exchanging a dollar for a couple of dimes.

University of Washington biologists have found that 4-day-old sand dollar larvae created clones of themselves within 24 hours of being exposed to fish mucous, a cue that predators are near. In each case, the cloning process resulted in a small new larva and the original larva substantially smaller than it had been.

The larvae responded to the general threat of predation rather than the immediate possibility of predator attack, said Dawn Vaughn, a UW biology doctoral student at the University of Washington's Friday Harbor Laboratories. The process caused the original larvae to shrink from about 300 microns, or about a hundredth of an inch, to about half that size, and the new larvae were even smaller.

"We think that by reducing their size they also reduce their visibility to predators," said Vaughn, who is lead author of a paper describing the work in the March 14 edition of Science.

Larval cloning has been observed previously among echinoderms, which include about 7,000 species of sea creatures, including starfish, sea urchins and sand dollars. However, this is the first time cloning by larvae has been seen as a survival mechanism in the face of possible predation.

The larvae of the sand dollar species Dendraster excentricus float as part of the plankton at various levels in open water, feeding as they slowly grow. After six weeks, the larvae reach a size of perhaps a three-hundredths of an inch and then settle to the ocean floor to finish developing to adulthood.

But as they float, the larvae are neither fast nor agile and have a high mortality rate, easily devoured by fish. Vaughn exposed 4-day-old larvae to fish mucous to see how they might react to the threat of predation.

"We didn't know how they would respond, or even whether they would respond," she said.

Within 24 hours, the larvae developed clone buds that ultimately detached and formed new larvae that were much smaller than the original organism. The original larvae also were substantially reduced, to about half their original size.

Larvae that were not exposed to fish mucous did not clone themselves.

Vaughn suggests that cloning might be an adaptive response for the organism to try to ensure its survival in some form if a predator strikes. That is accomplished if only one of the two larvae that result from cloning survives.

"From their perspective, if both the original larva and the clone survive that's great -- then there are two of you," she said.

Vaughn noted that reduced size because of cloning could affect survival later in the sand dollar's life. In many species, greater size reduces the chances of predation, and sand dollars that have gone through the larval cloning process turn out to be smaller than non-clones when they settle to the sea floor. It is not yet clear whether that makes them more vulnerable to predators at that point, though she plans to examine that in the next stage of her research.

"At this point we would suggest that might be the trade off. But if they don't avoid predation in the first place they would never get to the sea floor," she said.

Richard Strathmann, a UW biology professor and Vaughn's doctoral adviser, is co-author of the paper. The work was funded by the National Science Foundation and Friday Harbor Laboratories.

Vaughn noted that the larval sand dollars' response did not appear to depend on the species of fish that generated the mucous. Instead, it appears the larvae reacted to the bacterial breakdown of the mucous, and interpreted that as the presence of a potential predator.

"They might respond to a fish species that would not eat them," she added.

Penyair dari Medan

Chairil Anwar dilahirkan di Medan, 26 Julai 1922. Dia dibesarkan dalam keluarga yang cukup berantakan. Kedua ibu bapanya bercerai, dan ayahnya berkahwin lagi. Selepas perceraian itu, saat habis SMA, Chairil mengikut ibunya ke Jakarta.

Semasa kecil di Medan, Chairil sangat rapat dengan neneknya. Keakraban ini begitu memberi kesan kepada hidup Chairil. Dalam hidupnya yang amat jarang berduka, salah satu kepedihan terhebat adalah saat neneknya meninggal dunia. Chairil melukiskan kedukaan itu dalam sajak yang luar biasa pedih:

Bukan kematian benar yang menusuk kalbu/ Keridlaanmu menerima segala tiba/ Tak kutahu setinggi itu atas debu/ Dan duka maha tuan bertahta

Sesudah nenek, ibu adalah wanita kedua yang paling Chairil puja. Dia bahkan terbiasa membilang nama ayahnya, Tulus, di depan sang Ibu, sebagai tanda menyebelahi nasib si ibu. Dan di depan ibunya, Chairil acapkali kehilangan sisinya yang liar. Beberapa puisi Chairil juga menunjukkan kecintaannya pada ibunya.

Sejak kecil, semangat Chairil terkenal kedegilannya. Seorang teman dekatnya Sjamsul Ridwan, pernah membuat suatu tulisan tentang kehidupan Chairil Anwar ketika semasa kecil. Menurut dia, salah satu sifat Chairil pada masa kanak-kanaknya ialah pantang dikalahkan, baik pantang kalah dalam suatu persaingan, maupun dalam mendapatkan keinginan hatinya. Keinginan dan hasrat untuk mendapatkan itulah yang menyebabkan jiwanya selalu meluap-luap, menyala-nyala, boleh dikatakan tidak pernah diam.

Rakannya, Jassin pun punya kenangan tentang ini. “Kami pernah bermain bulu tangkis bersama, dan dia kalah. Tapi dia tak mengakui kekalahannya, dan mengajak bertanding terus. Akhirnya saya kalah. Semua itu kerana kami bertanding di depan para gadis.”

Wanita adalah dunia Chairil sesudah buku. Tercatat nama Ida, Sri Ayati, Gadis Rasyid, Mirat, dan Roosmeini sebagai gadis yang dikejar-kejar Chairil. Dan semua nama gadis itu bahkan masuk ke dalam puisi-puisi Chairil. Namun, kepada gadis Karawang, Hapsah, Chairil telah menikahinya.

Pernikahan itu tak berumur panjang. Disebabkan kesulitan ekonomi, dan gaya hidup Chairil yang tak berubah, Hapsah meminta cerai. Saat anaknya berumur 7 bulan, Chairil pun menjadi duda.

Tak lama setelah itu, pukul 15.15 WIB, 28 April 1949, Chairil meninggal dunia. Ada beberapa versi tentang sakitnya. Tapi yang pasti, TBC kronis dan sipilis.

Umur Chairil memang pendek, 27 tahun. Tapi kependekan itu meninggalkan banyak hal bagi perkembangan kesusasteraan Indonesia. Malah dia menjadi contoh terbaik, untuk sikap yang tidak bersungguh-sungguh di dalam menggeluti kesenian. Sikap inilah yang membuat anaknya, Evawani Chairil Anwar, seorang notaris di Bekasi, harus meminta maaf, saat mengenang kematian ayahnya, di tahun 1999, “Saya minta maaf, karena kini saya hidup di suatu dunia yang bertentangan dengan dunia Chairil Anwar.”

Agustus 21, 2008

Makanan kesehatan

INGIN anak Anda cemerlang di sekolah? Cobalah untuk memperhatikan dengan jeli kebutuhan gizi dan nutrisi mereka setiap hari. Selain itu, ada baiknya pula memasukan 10 jenis makanan terbaik berikut ini. Makanan yang dijuluki "Brain Food" ini diyakini dapat merangsang pertumbuhan sel-sel otak, memperbaiki fungsinya, meningkatkan daya ingat dan konsentrasi berpikir anak-anak.

1. Salmon
Ikan berlemak seperti salmon merupakan sumber terbaik asam lemak omega-3 - DHA and EPA - yang keduanya penting bagi pertumbuhan dan perkembangan fungsi otak. Riset terbaru juga menunjukkan bahwa orang yang memperoleh asupan asam lemak lebih banyak memiliki pikiran lebih tajam dan mencatat hasil memuaskan dalam uji kemampuan. Menurut para ahli walaupun tuna mengandung asam omega-3, namun ikan ini tidaklah sekaya salmon.
2. Telur
Telur dikenal sebagai sumber penting protein yang relatif murah dan harganya cukup terjangkau. Bagian kuning telur ternyata padat akan kandungan kolin, suatu zat yang dapat membantu perkembangan memori atau daya ingat.

3. Selai kacang
"Kacang tanah (peanut) dan selai kacang merupakan salah satu sumber vitamin E. Vitamin ini merupakan antioksidan yang dapat melindungi membran-membran sel saraf. Bersama thiamin, vitamin E membantu otak dan sistem saraf dalam penggunaan glukosa untuk kebutuhan energi.

4. Gandum murni
Otak membutuhkan suplai atau sediaan glukosa dari tubuh yang sifatnya konstan. Gandum murni memiliki kemampuan untuk mendukung kebutuhan tersebut. Serat yang terkandung dalam gandum murni dapat membantu mengatur pelepasan glukosa dalam tubuh. Gandum juga mengandung vitamin B yang berfungsi memelihara kesehatan sistem saraf.

5. Oat/Oatmeal
Oat merupakan salah satu jenis sereal paling populer di kalangan anak-anak dan kaya akan nutrisi penting bagi otak. Oat dapat menyediakan energi atau bahan bakar untuk otak yang sangat dibutuhkan anak-anak mengawali aktivitasnya di pagi hari. Kaya akan kandungan serat, oat akan menjaga otak anak terpenuhi kebutuhannya di sepanjang pagi. Oat juga merupakan sumber vitamin E, vitamin B, potassium dan seng -- yang membuat tubuh dan fungsi otak berfungsi pada kapasitas penuh.
6. Berry
Strawberry, cherry, blueberriy dan blackberry. Secara umum, semakin kuat warnanya, semakin banyak nutritisi yang di kandungnya. Berry mengandung antioksidan kadar tinggi, khususnya vitamin C, yang berfaedah mencegah kanker.

Beberapa riset menunjukkan mereka yang mendapatkan ekstrak blueberry dan strawberry mengalami perbaikian dalam fungsi daya ingatnya. Biji dari buah berri ini juga ternyata kaya akan asam lemak omega-3.

7. Kacang-kacangan
Kacang adalah makanan spesial sebab makanan ini memiliki energi yang berasal dari protein serta karbohidrat kompleks. Selain itu, kacang kaya akan kandungan serat, vitamin dan mineral. Kacang juga makanan yang baik untuk otak karena mereka dapat mempertahankan energi dan kemampuan berpikir anak-anak pada puncaknya di sore hari jika dikonsumsi saat makan siang.

Menurut hasil penelitian, kacang merah dan kacang pinto mengandung lebih banyak asal lemak omega 3 daripada jenis kacang lainnya -- khususnya ALA - jenis asal omega-3 yang penting bagi pertumbuhan dan fungsi otak .

8. Sayuran berwarna
Tomat, ubi jalar merah, labu, wortel, bayam adalah sayuran yang kaya nutrisi dan sumber antioksidan yang akan membuat sel-sel otak kuat dan sehat.

9. Susu dan Yogurt
Makanan yang berasal dari produk susu mengandung protein dan vitamin B tinggi. Dua jenis nutrisi ini penting bagi pertumbuhan jaringan otak, neurotransmitter dan enzim. Susu dan yogurt juga bisa membuat perut kenyang karena kandungan protein dan karbohidratnya sekaligus menjadi sumber energi bagi otak.

Penelitian terbaru mengindikasikan bahwa anak-anak dan remaja membutuhkan lebih banyak vitamin D bahkan 10 kali dari dosis yang direkomendasikan. Vitamin D adalah vitamin yang juga penting bagi sistem saraf otot dan siklus hidup sel-sel manusia secara keseluruhan.

10. Daging sapi tanpa lemak
Zat besi adalah jenis mineral esensial yang akan membantu anak-anak tetap berenergi dan berkonsentrasi di sekolag. Daging sapi tanpa lemak adalah salah atu sumber makanan yang mengandung banyak zat ebsi. Dengan hanya mengonsumsi 1 ons per hari, maka tubuh Anda akan terbantu dalam penyerapan zat besi darai sumrbe lainnya. Daging sapi juga mengandung mineral seng yang dapat membantu memelihara daya ingat .

Khsusus bagi yang vegetarian, Anda dapat memanfaatkan kacang hitam dan burger kedelai sebagai pilihan. Kacang-kacangan adalah adalah sumber penting zat besi nonheme -- tipe zat besi yang membutuhkan vitamin C untuk di serap oleh tubuh . Mengonsumsi tomat , jus jeruk, strawberry dan kacang-kacangan juga dapat dipilih sebagai upaya mencukupi kebutuhan zat besi.






Wanna try....???

Bentuk Air di Antariksa Bulat, Mengapa?

Salah satu sifat dasar air adalah selalu mengikuti bentuk wadahnya. Gaya gravitasi Bumi-lah yang membuatnya selalu menyesuaikan dengan bentuk ruangan di sekitarnya.

Namun, hukum fisika tersebut hanya berlaku di permukaan Bumi. Di antariksa, pengaruh gaya gravitasi memberikan efek berbeda terhadap air.

Seperti astronot, satelit, dan objek apapun, air juga melayang jika berada di orbit Bumi. Air, tidak akan mengikuti bentuk wadahnya dan akan selalu berbentuk bulat.
Mengapa demikian?

Benda-benda di sekitar Bumi tetap terpengaruh gaya gravitasi meskipun semakain kecil seiring jaraknya dengan Bumi. Jadi, istilah gravitasi nol sebenarnya kurang tepat.

Yang terjadi sebenarnya, objek-objek tersebut jatuh ke Bumi namun sedikit demi sedikit dengan sudut kemiringan sangat kecil. Keadaan ini membuatnya kelihatan melayang dan dirasakan sebagai kondisi tanpa bobot.

Cairan yang melayang di antariksa memperoleh tekanan yang relatif sama dari lingkungan sekitarnya. Hal tersebut menyebabkan tegangan di permukaan air sama rata dan ikatan antarmolekulnya membentuk lapisan terluar yang elastis. Ikatan antarmolekulnya merata sama kuat sehingga bentuk yang paling efektif adalah berupa bulatan.

Lantas, bagaimana cara minum di luar angkasa jika airnya melayang-layang?
Ya telan saja, karena gaya peristaltik tenggorokan dan lambung sanggup mengatasinya.

Burung Berdada Oranye Spesies Baru dari Gabon

Seekor burung yang memiliki warana dada oranye cerah yang hidup di pedalaman hutan Gabon, Afrika dipastikan sebagai spesies baru. Para ilmuwan telah memberinya nama Stiphrornis pyrrholaemus dan menyebutnya burung robin hutan berpunggung olive,abu-abu kehijauan.


Tes genetika memastikan burung yang memiliki panjang sekitar 12 centimeter dan berat 14 gram itu memiliki keunikan dibanding spesies burung sejenis. Tim peneliti dari Institut Smithsonian yang menemukan burung tersebut melaporkannya dalam jurnal Zootaxa terbaru.

"Saya mulai penasaran saat menemukannya untuk pertama kalinya di Gabon sejak tidak ada deskripsi spesies yang sesuai dalam panduan lapangan," ujar Brian Schmidt, ahli burung dari Museum Nasional Smithsonian seperti dilansir Reuters. Penampilan yang paling mencolok dan membedakannya dengan burung lainnya adalah titik berwarna putih di dekat kedua matanya.

Seperti dideskripsikan dalam jurnal ilmiah, burung yang berjenis kelamin jantan memiliki bulu kerongkongan dan dada berwarna oranye, perut kuning, punggung olive, dan kepala hitam. Sementara burung betina memiliki warna mirip namun sedikit lebih cerah.Meski penemuan spesies robin hutan berpunggun olive ini bukan tujuan utama proyek kami, hal tersebut sungguh pengingat bahwa dunia masih penuh kejutan," ujar Schmidt yang menemukannya secara tak sengaja.
img: Burung robin hutan spesies baru yang ditemukan Brian Schmidt di hutan Gabon.
source: kompas

Ikan mencegah penyakit Kanker

Mengonsumsi ikan ternyata tidak hanya akan membuat jantung sehat, tapi juga dijauhkan dari penyakit kanker. Seberapa banyak ikan perlu dikonsumsi? Bagaimana cara pengolahan yang terbaik agar manfaatnya optimal?

Tak berlebihan jika orang sekarang mengatakan makan ikan itu dirasa semakin perlu. Sebab, selain sebagai sumber makanan yang kaya protein dan bermanfaat untuk kebutuhan gizi manusia setiap hari, ikan memiliki zat-zat lain yang bisa mencegah penyakit yang masih sulit untuk diobati, yakni kanker. Selama ini dilaporkan bahwa makanan yang berperan dalam mencegah kanker adalah sayuran dan buah-buahan. Sementara kelompok ikan berperan dalam mencegah aterosklerosis dan penyakit jantung koroner.

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa konsumsi ikan ternyata juga berperan dalam mencegah munculnya beberapa jenis kanker. Hal itu antara lain tampak dalam hasil penelitian Esteve Fernandez et.al (1999) dari Institut Universetari de Salut Publica de Catalunya, L’Hospitalet (Barcelona), Catalonia di Spanyol (Italia).

Penelitian tersebut melibatkan sekitar 10.149 sampel penderita kanker dan sekitar 7.990 orang sebagai kelompok kontrol. Para sampel dan kontrol tersebut diambil dari berbagai penelitian case-control terpadu di berbagai rumah sakit di Italia.

Salah satu kunci pertanyaan kepada responden adalah tentang berapa porsi ikan yang dikonsumsi per minggu setahun yang lalu, sebelum kanker mereka mengganas. Selain itu, ditanyakan pula tentang aspek sosiodemografik, ciri-ciri umum, dan kebiasaan merokok, minum alkohol, dan kopi.

Responden kemudian dikelompokkan menjadi tiga, yaitu yang tidak mengonsumsi atau kurang dari satu porsi (<1 porsi/minggu), satu porsi, dan dua porsi atau lebih per minggu (e2 ).

Hasil Penelitian
Ada beberapa hasil yang menarik dari penelitian tersebut. Pertama, konsumsi ikan menunjukkan efek perlindungan terhadap beberapa jenis kanker saluran pencernaan seperti kanker rongga mulut, pharynx, kerongkongan, lambung, usus besar, bagian rektum, indung telur, dan kanker pankreas.

Kedua, terdapat hubungan yang terbalik secara signifikan antara banyaknya porsi ikan yang dikonsumsi per minggu, dengan kecenderungan munculnya kanker larynx, endometrial, kanker multiple myeloma.

Ketiga, ada kecenderungan yang tidak signifikan antara konsumsi ikan dengan kejadian kanker empedu, prostat, ginjal, dan kanker limfoma (Hodgkin dan Non-Hodgkin).

Keempat, tidak ada pola atau hubungan antara konsumsi ikan dengan kejadian kanker payudara, hati, kantung kemih, dan kanker kelenjar gondok.

Lebih Dua Porsi
Hasil penelitian Fernandez menunjukkan juga bahwa jumlah ikan yang dikonsumsi baru bermanfaat mencegah kanker adalah dua porsi atau lebih dalam seminggu.

Sementara itu, konsumsi ikan satu porsi per minggu efeknya hampir sama dengan tidak mengonsumsi ikan.

Hasil penelitian tersebut memberikan nilai tambah pada konsumsi ikan. Pertama, selain melindungi dari penyakit jantung dan pembuluh darah, konsumsi ikan juga akan mencegah munculnya beberapa jenis kanker, terutama yang menyerang saluran pencernaan. Kedua, orang yang sedikit atau jarang mengonsumsi ikan, berisiko tinggi menderita penyakit jantung, sekaligus juga kanker.

Efek perlindungan tersebut tentu saja berasal dari kandungan berbagai zat gizi yang terdapat dalam ikan. Antara lain kadar karbohidratnya rendah, kadar lemaknya berefek positif pada kesehatan jantung dan pembuluh darah, nilai proteinnya bermutu tinggi dan termasuk komplet karena daya cernanya tinggi dan kadar asam amino esensialnya lengkap.

Vitamin pada ikan pun beragam dan kandungan mineralnya tinggi serta mudah diserap oleh tubuh. Dilaporkan bahwa mineral seng (Zn), selenium, dan lainnya diperlukan dalam sistem pertahanan tubuh dalam melawan berbagai penyakit, termasuk kanker.

Manfaatnya Tergantung Pengolahan
Bermanfaat atau tidaknya berbagai zat gizi yang terkandung dalam ikan yang kita konsumsi, ternyata sangat tergantung pada cara pemilihan dan proses pengolahan. Pilihlah ikan yang segar dan kalau bisa masih hidup.

Ikan yang masih segar tampak pada dagingnya yang kenyal kalau ditekan, sisiknya yang tidak mudah lepas, dan tak berbau amis. Matanya masih bening, tidak pucat dan cekung. Ikan laut punya kadar omega-3, vitamin, dan mineral yang tinggi. Sebaliknya, ikan air tawar terutama tinggi karbohidrat dan asam lemak omega-6. Kedua jenis ikan tersebut merupakan sumber zat gizi yang bermutu. Usahakan secara bergantian mengonsumsi kedua jenis ikan tersebut agar saling melengkapi kekurangan zat gizi lainnya.

Ikan segar yang sudah dipilih tersebut, segera bersihkan dan diberi bumbu untuk dimasak sesuai selera. Apakah akan dibakar, dipepes, dibuat sup, atau bumbu kuah. Pemasakan dengan cara digoreng atau dibakar dengan olesan mentega akan meningkatkan kadar lemak, sehingga tidak disarankan untuk terlalu sering dikonsumsi.

Demikian pula terhadap ikan kalengan dan yang diawetkan seperti ikan asin. Ikan yang diawetkan umumnya telah diolah sedemikian rupa, dengan penambahan zat aditif dan pengawet yang dapat merusak nilai gizi dan kesehatan konsumennya. Oleh karena itu, batasi konsumsi ikan-ikan kalengan dan olahan tersebut.

Tentu saja untuk mendapatkan kesehatan tubuh yang prima, tidak hanya dari aspek konsumsi ikan. Harus pula didukung konsumsi beragam sayuran, buah-buahan, serealia, minuman, dan melaksanakan gaya hidup sehat: olahraga sesuai, teratur, dan terukur, selalu berpikiran positif (positive thinking), tidak merokok, minum alkohol, serta mengonsumsi obat psikotropika. (Mohamad Harli, Sarjana Gizi Masyarakat dan Sumber Daya Keluarga IPB)

Prevent diabetes is important

How to prevent Diabetes has been a concern for many of us since we were kids.
In my own family, my baby cousin was born with diabetes, so she had to have shots—injected once a day by my aunt, who just happened to be a Registered Nurse. Of course, while this many years later we have sub-lingual solutions, we have different levels of Diabetes (those not requiring shots included), and we have do-it-yourself daily blood glucose testing, for those with Diabetes or those with a concern for how to prevent Diabetes from going full speed ahead into full blown stages of the disease.Besides my cousin on my mothers side having the disease, on my biological fathers side, my grandfather had it. So my emphasis has always been (as it was taught to me) how to prevent Diabetes from setting in if you are genetically prone to it but dont yet have it.Is there a surefire solution for how to prevent Diabetes, though?

Incredible


Kalau Anda melihat dua foto di bawah ini dari tempat duduk di depan komputer Anda, si Tuan Pemarah ada di sebelah kiri dan sang Nyonya Kalem di sebelah kanan.
Sekarang berdirilah dari tempat duduk Anda dan mundur kurang lebih 3 meter, dan Woooow!!!! mereka berpindah tempat !

Illusi ini diciptakan oleh Phillipe G. Schyns dan Aude Oliva dari Universitas Glasgow.

Membuktikan bahwa belum tentu apa yang kita lihat benar-benar ada di depan kita !

Rusa “Unicorn” Lahir di Italia

Seekor rusa yang terlihat di sebuah taman nasional di Italia sangat unik dengan tanduk tunggal di atas kepalanya. Pantas kalau ia diberi nama Unicorn karena memiliki ciri seperti karakter hewan yang yang hanya diketahui dari dongeng.

“Ini seperti dongeng yang menjadi kenyataan,” ujar Gilberto Tozzi, direktur Pusat Sains Nasional Prato. Sebab, Unicorn selama ini hanya dikenal sebagai hewan dalam mitologi saja. Rusa bertanduk tunggal bukan pertama kali ini dilaporkan, namun termasuk jarang yang muncul di bagian tengah kepala.Rusa tersebut merupakan salah satu rusa kembar yang lahir setahun lalu di penangkaran di Tuscan, dekat Florence. Tozzi yakin tanduk tunggal disebabkan kelainan genetika karena kembarannya tetap memiliki dua buah tanduk.

“Biasanya tanduk tunggal tumbuh di bagian pinggir daripada di tengah. Ini sepertinya kasus yang kompleks,” kata Fulvillo Fraticelli, direktur sains Kebun Binatang Roma. Ia mengatakan posisi tersebut mungkin dipicu trauma selama di dalam kandungan.

Tozzi mengatakan kejadian yang langka seperti itu pula yang mungkin melahirkan dongeng menganai Unicorn. Dalam dongeng, Unicorn berupa makhluk serupa kuda yang memiliki kekuatan super.
Karakter tersebut muncul pada legenda, cerita rakyat, dari teks kuno dan abad pertengahan hingga dongeng Harry Potter. Cerita mengenai tanduk Unicorn mungkin juga diilhami paus narwhal yang memiliki semacam taring memanjang di kepalanya.

Source: Center of Natural Sciences
Center of Natural Sciences, Prato, Italia

Obat Kanker Dari Indonesia

Penyakit Kanker Sudah Tidak Berbahaya Lagi
Kanker tidak lagi mematikan. Para penderita kanker di Indonesia dapat memiliki harapan hidup yang lebih lama dengan ditemukannya tanaman “KELADI TIKUS” (Typhonium Flagelliforme/ Rodent Tuber) sebagai tanaman obat yang dapat menghentikan dan mengobati berbagai penyakit kanker dan berbagai penyakit berat lain.

Tanaman sejenis talas dengan tinggi maksimal 25 sampai 30 cm ini hanya tumbuh di semak yang tidak terkena sinar matahari langsung. “Tanaman ini sangat banyak ditemukan di Pulau Jawa,” kata Drs. Patoppoi Pasau, orang pertama yang menemukan tanaman itu di Indonesia.
Tanaman obat ini telah diteliti sejak tahun 1995 oleh Prof Dr Chris K.H.Teo, Dip Agric (M), BSc Agric (Hons)(M), MS, PhD dari Universiti Sains Malaysia dan juga pendiri Cancer Care Penang, Malaysia. Lembaga perawatan kanker yang didirikan tahun 1995 itu telah membantu ribuan pasien dari Malaysia , Amerika, Inggris , Australia , Selandia Baru, Singapura, dan berbagai negara di dunia.

Di Indonesia, tanaman ini pertama ditemukan oleh Patoppoi di Pekalongan, Jawa Tengah. Ketika itu, istri Patoppoi mengidap kanker payudara stadium III dan harus dioperasi 14 Januari 1998. Setelah kanker ganas tersebut diangkat melalui operasi, istri Patoppoi harus menjalani kemoterapi (suntikan kimia untuk membunuh sel, Red) untuk menghentikan penyebaran sel-sel kanker tersebut. “Sebelum menjalani kemoterapi, dokter mengatakan agar kami menyiapkan wig (rambut palsu) karena kemoterapi akan mengakibatkan kerontokan rambut, selain kerusakan kulit dan hilangnya nafsu makan,” jelas Patoppoi.

Selama mendampingi istrinya menjalani kemoterapi, Patoppoi terus berusaha mencari pengobatan alternatif sampai akhirnya dia mendapatkan informasi mengenai penggunaan teh Lin Qi di Malaysia untuk mengobati kanker. “Saat itu juga saya langsung terbang ke Malaysiauntuk membeli teh tersebut,” ujar Patoppoi yang juga ahli biologi. Ketika sedang berada di sebuah toko obat di Malaysia , secara tidak sengaja dia melihat dan membaca buku mengenai pengobatan kanker yang berjudul Cancer, Yet They Live karangan Dr Chris K.H. Teo terbitan 1996. “Setelah saya baca sekilas, langsung saja saya beli buku tersebut. Begitu menemukan buku itu, saya malah tidak jadi membeli teh Lin Qi, tapi langsung pulang ke Indonesia ,” kenang Patoppoi sambil tersenyum. Di buku itulah Patoppoi membaca khasiat typhonium flagelliforme itu.

Berdasarkan pengetahuannya di bidang biologi, pensiunan pejabat Departemen Pertanian ini langsung menyelidiki dan mencari tanaman tersebut. Setelah menghubungi beberapa koleganya di berbagai tempat, familinya di Pekalongan Jawa Tengah, balas menghubunginya. Ternyata, mereka menemukan tanaman itu di sana .. Setelah mendapatkan tanaman tersebut dan mempelajarinya lagi, Patoppoi menghubungi Dr. Teo di Malaysia untuk menanyakan kebenaran tanaman yang ditemukannya itu.

Selang beberapa hari, Dr Teo menghubungi Patoppoi dan menjelaskan bahwa tanaman tersebut memang benar Rodent Tuber. “Dr Teo mengatakan agar tidak ragu lagi untuk menggunakannya sebagai obat,” lanjut Patoppoi. Akhirnya, dengan tekad bulat dan do’a untuk kesembuhan, Patoppoi mulai memproses tanaman tersebut sesuai dengan langkah-langkah pada buku tersebut untuk diminum sebagai obat. Kemudian Patoppoi menghubungi putranya, Boni Patoppoi di Buduran, Sidoarjo untuk ikut mencarikan tanaman tersebut.
“Setelah melihat ciri-ciri tanaman tersebut, saya mulai mencari di pinggir sungai depan rumah dan langsung saya dapatkan tanaman tersebut tumbuh liar di pinggir sungai,” kata Boni yang mendampingi ayahnya saat itu.

Selama mengkonsumsi sari tanaman tersebut, isteri Patoppoi mengalami penurunan efek samping kemoterapi yang dijalaninya. Rambutnya berhenti rontok, kulitnya tidak rusak dan mual-mual hilang. “Bahkan nafsu makan ibu saya pun kembali normal,“ lanjut Boni.
Setelah tiga bulan meminum obat tersebut, isteri Patoppoi menjalani pemeriksaan kankernya. “Hasil pemeriksaan negatif, dan itu sungguh mengejutkan kami dan dokter-dokter di Jakarta ,” kata Patoppoi. Para dokter itu kemudian menanyakan kepada Patoppoi, apa yang diberikan pada isterinya. “Malah mereka ragu, apakah mereka telah salah memberikan dosis kemoterapi kepada kami,” lanjut Patoppoi.

Setelah diterangkan mengenai kisah tanaman Rodent Tuber, para dokter pun mendukung Pengobatan tersebut dan menyarankan agar mengembangkannya. Apalagi melihat keadaan isterinya yang tidakmengalami efek samping kemoterapi yang sangat keras tersebut. Dan pemeriksaan yang seharusnya tiga bulan sekali diundur menjadi enam bulan sekali. “Tetapi karena sesuatu hal, para dokter tersebut tidak mau mendukung secara terang-terangan penggunaan tanaman sebagai pengobatan alternatif,” sambung Boni sambil tertawa.

Setelah beberapa lama tidak berhubungan, berdasarkan peningkatan keadaan isterinya, pada bulan April 1998, Patoppoi kemudian menghubungi Dr.Teo melalui fax untuk menginformasikan bahwa tanaman tersebut banyak terdapat di Jawa dan mengajak Dr. Teo untuk menyebarkan penggunaan tanaman ini di Indonesia .. Kemudian Dr .. Teo langsung membalas fax kami, tetapi mereka tidak tahu apa yang harus mereka perbuat, karena jarak yang jauh,” sambung Patoppoi. Meskipun Patoppoi mengusulkan agar buku mereka diterjemahkan dalam bahasa Indonesiadan disebarluaskan di Indonesia, Dr. Teo menganjurkan agar kedua belah pihak bekerja sama dan berkonsentrasi dalam usaha nyata membantu penderita kanker di Indonesia.

Kemudian, pada akhir Januari 2000 saat Jawa Pos mengulas habis mengenai meninggalnya Wing Wiryanto, salah satu wartawan handal Jawa Pos,Patoppoi sempat tercengang. Data-data rinci mengenai gejala,penderitaan, pengobatan yang diulas di Jawa Pos, ternyata sama dengan salah satu pengalaman pengobatan penderita kanker usus yang dijelaskan di buku tersebut. Dan eksperimen pengobatan tersebut berhasil menyembuhkan pasien tersebut. “Lalu saya langsung menulis di kolom Pembaca Menulis di Jawa Pos,” ujar Boni. Dan tanggapan yang diterimanya benar-benar diluar dugaan. Dalam sehari, bisa sekitar 30 telepon yang masuk. “Sampai saat ini, sudah ada sekitar 300 orang yang datang ke sini,” lanjut Boni yang beralamat di Jl. KH. Khamdani, Buduran Sidoarjo.


Pasien pertama yang berhasil adalah penderita Kanker Mulut Rahim stadium dini. Setelah diperiksa, dokter mengatakan harus dioperasi. Tetapi karena belum memiliki biaya dan sambil menunggu rumahnya lakudijual untuk biaya operasi, mereka datang setelah membaca Jawa Pos. Setelah diberi tanaman dan cara meminumnya, tidak lama kemudian pasien tersebut datang lagi dan melaporkan bahwa dia tidak perlu dioperasi, karena hasil pemeriksaan mengatakan negatif.
Berdasarkan animo masyarakat sekitar yang sangat tinggi, Patoppoi berusaha untuk menemui Dr. Teo secara langsung. Atas bantuan Direktur Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan Departemen Kesehatan, Sampurno, Patoppoi dapat menemui Dr. Teo di Penang , Malaysia .. Di kantor Pusat Cancer Care Penang, Malaysia, Patoppoi mendapat penerangan lebih lanjut mengenai riset tanaman yang saat ditemukan memiliki nama Indonesia .. Ternyata saat Patoppoi mendapat buku “Cancer, Yet They Live” edisi revisi tahun 1999, fax yang dikirimnya di masukkan dalam buku tersebut, serta pengalaman isterinya dalam usahanya berperang melawan kanker. Dari pembicaraan mereka, Dr. Teo merekomendasi agar Patoppoi mendirikan perwakilan Cancer Care di Jakarta dan Surabaya .. Maka secara resmi, Patoppoi dan putranya diangkat sebagai perwakilan lembaga sosial Cancer Care Indonesia , yang juga disebutkan dalam buletin bulanan Cancer Care, yaitu di Jl. Kayu Putih 4 No. 5, Jakarta , telp. 021-4894745, dan di Buduran, Sidoarjo.Cancer Care Malaysia telah mengembangkan bentuk pengobatan tersebut secara lebih canggih. Mereka telah memproduksi ekstrak Keladi Tikus dalam bentuk pil dan teh bubuk yang dikombinasikan dengan berbagai tananaman lainnya dengan dosis tertentu. “Dosis yang diperlukan tergantung penyakit yang diderita,” kata Boni. Untuk mendapatkan obat tersebut, penderita harus mengisi formulir yang menanyakan keadaan dan gejala penderita dan akan dikirimkan melalui fax ke Dr. Teo. “Formulir tersebut dapat diisi disini, dan akan kami fax-kan. Kemudian Dr. Teo sendiri yang akan mengirimkan resep sekaligus obatnya, dengan harga langsung dari Malaysia , sekitar 40-60 Ringgit Malaysia ,” lanjut Boni. “Jadi pasien hanya membayar biaya fax dan obat, kami tidak menarik keuntungan, malahan untuk yang kurang mampu, Dr.Teo bisa memberikan perpanjangan waktu pembayaran.” tambahnya.

Sebenarnya pengobatan ini juga didukung dan sedang dicoba oleh salah satu dokter senior di Surabaya, pada pasiennya yang mengidap kanker ginjal. Adadua pasien yang sedang dirawat dokter yang pernah menjabat sebagai direktur salah satu rumah sakit terbesar di Surabayaini. Pasien pertama yang mengidap kanker rahim tidak sempat diberi pengobatan dengan keladi tikus, karena telah ditangani oleh rekan-rekan dokter yang telah memiliki reputasi. Setelah menjalani kemoterapi dan radiologi, pasien tersebut mengalami kerontokan rambut, kulit rusak dan gatal, dan selalu muntah. Tetapi pada pasien kedua yang mengidap kanker ginjal, dokter ini menanganinya sendiri dan juga memberikan pil keladi tikus untuk membantuproses penyembuhan kemoterapi.

Pada pasien kedua ini, tidak ditemui berbagai efek yang dialami penderita pertama, bahkan pasien tersebut kelihatan normal. Tetapi dokter ini menolak untuk diekspos karena menurutnya, pengobatan ini belum resmi diteliti di Indonesia. Menurutnya, jika rekan-rekannya mengetahui bahwa dia memakai pengobatanalternatif, mereka akan memberikan predikat sebagai “ter-kun” atau dokter-dukun. “Disinilah gap yang terbuka antara pengobatan konvensional dan modern,” kata dokter tersebut.

Banyak hal menarik yang dialami Boni selama menerima dan memberikan bantuan kepada berbagai pasien. Bahkan ada pecandu berat putaw dan sabu-sabu di Surabaya , yang pada akhirnya pecandu tersebut mendapat kanker paru-paru. Setelah mendapat vonis kanker paru-paru stadium III, pasien tersebut mengkonsumsi pil dan teh dari Cancer Care. Hasilnya cukup mengejutkan, karena ternyata obat tersebut dapat mengeluarkan racun narkoba dari peredaran darah penderita dan mengatasi ketergantungan pada narkoba tersebut. “Tapi, jika pecandu sudah bisa menetralisir racun dengan keladi tikus, dia tidak boleh memakai narkoba lagi, karena pasti akan timbul resistensi. Jadi jangan seperti kebo, habis mandi berkubang lagi,” sambung Boni sambil tertawa.

Juga ada pengalaman pasien yang meraung-raung kesakitan akibat serangan kanker yang menggerogotinya, karena obat penawar rasa sakit sudah tidak mempan lagi. Setelah diberi minum sari keladi tikus, beberapa saat kemudian pasien tersebut tenang dan tidak lagi merasa kesakitan. Menurut data Cancer Care Malaysia, berbagai penyakit yang telah disembuhkan adalah berbagai kanker dan penyakit berat seperti kanker payudara, paru-paru, usus besar-rectum, liver, prostat, ginjal, leher rahim, tenggorokan, tulang, otak, limpa, leukemia, empedu, pankreas, dan hepatitis. Jadi diharapkan agar hasil penelitian yang menghabiskan milyaran Ringgit Malaysia selama 5 tahun dapat benar-benar berguna bagi dunia kesehatan.

Green Tea

Manfaat Teh Hijau Bagi Kesehatan

Khasiat Teh Hijau bukan sekedar legenda, riset mutakhir pakar kesehatan dan gizi telah banyak membuktikan manfaat Teh Hijau bagi kesehatan. Banyak pakar memasukkan Teh Hijau sebagai “Functional Foods”, yaitu makanan yang sehat dan alami. Beberapa manfaat Teh Hijau yang dapat disarikan berdasarkan riset yang pernah dilakukan, antara lain:
1. Mencegah Kanker
Epigallocatechin Gallate merupakan senyawa aktif yang terkandung di dalam Teh Hjau, senyawa ini sangat potensial untuk menghambat aktivitas dari senyawa karsinogenik pembentuk kanker.
2. Mencegah Tekanan Darah Tinggi
Epigallocatechin Gallate juga berfungsi menghambat aktivitas ensim Angiotensin Transferase penyebab timbulnya tekanan darah tinggi.

3. Menyegarkan Tubuh
Kafeine / Tehine dari Teh Hijaumampu menstimulasi sistem saraf pusat, dan mempunyai efek menyegarkan tubuh.

4. Menangkan Kolesterol
Penimbunan lemak akibat beraksinya LDL dengan hasil samping metabolisme dapat dihambat oleh senyawa Flavonoids & Phenolic yang terdapat dalam Teh Hijau.

5. Mencegah Influensa & Mengobati Diare
Senyawa Cathecin yang terdapat pada Teh Hijau mempunyai sifat antimikroba, senyawa ini juga mampu menonaktifkan virus penyebab influenza.

6. Memperlambat Proses Penuaan
Senyawa Polyphenol dalam Teh Hijau merupakan senyawa antioksidan yang mampu menetralisir hasil samping metabolisme penyebab proses penuaan.

7. Mencegah Karies pada Gigi
Mineral Fluor (F) cukup banyak terdapat di dalam Teh Hijau, selain itu senyawa Polyphenol yang akan menghambat aktivitas bakteri mulut. Kedua hal tersebut akan mencegah timbulnya kerusakan pada gigi.

8. Mengoptimalkan Metabolisme Gula
Mineral Mangan (Mn) yang terkandung dalam Teh Hijau merupakan CO-ensim pada metabolisme gula, hal tersebut akan menjaga kita terhadap kenaikan gula dalam darah.
Budayakanlah kebiasaan minum Teh Hijau atau sering disebut Green Tea paling sedikit 3 sampai 5 cangkir per hari (kurang lebih seduhan 1 gr tiap 100 cc air mendidih) agar khasiatnya benar-benar bermanfaat bagi kesehatan kita.


Senyawa Yang Terkandung dalam Teh Hijau & Manfaatnya bagi Kesehatan
1. Cathecin
Mencegah Tumor / Kanker
Mengurangi Mutasi Genetik
Mengurangi Oksidasi Oksigen Bebas
Menurunkan Kolesterol
Mengontrol naiknya tekanan darah
Anti mikroba
Menonaktifkan virus influensa
Mencegah Halistosis (bau mulut)

2. Kafeine / Tehine
Merangsang Kesadaran
Sebagai Diuretik (memperlancar pengeluaran air seni)

3. Flavonoid
Memperkuat dinding pembuluh darah
Mencegah Halistosis (bau mulut)

4. Fluoride (F)
Pertumbuhan gigi
Mencegah Karies pada gigi

5. Mangan (Mn)
CO-Ensim metabolisme gula

6. Vitamin C
Mengurangi Stress
Mencegah Flu

7. Vitamin E
Memperlambat proses penuaan

The update of flu

Influenza dikenal sebagai flu atau salesma penyakit pernafasan yang sangat menular dan disebabkan oleh virus merupakan obat yang paling banyak dihabiskan pada saat gejala itu datang.

Virus pernapasan dapat dideteksi melalui berbagai tes terbaru yang ditawarkan adalah The proflue test, yang menganalisa dengan mengambil contoh virus influenza A, virus influenza B dan virus pernafasan gabungan A&B (RSV).


Hal ini sudah disetujui oleh badan pengawas makanan dan obat U.S Food dan hasil testnya dapat diketahui dalam waktu 2 jam. Dan penderitanya dianggap bisa menulari orang lain selama 3-4 hari sesudah gejala timbul, namun kebanyakan orang dapat sembuh dalam 2-7 hari.


Hasil penelitian Dr. Daniel Schultz pemimpin dari PDA's pusat di rencana kegiatan dan radiologi mengatakan bahwa satu dari keempat virus tersebut dapat menolong membantu menentukan rasa sakit pernafasan dan menyediakan inisiatif untuk pengobatan.

Facts of Life

Boys likeblue, girls like pink dan ada kaitan gengetik sebagai alasannya. Dalam sebuah penelitian, peneliti bertanya pada sekelompok pria dan wanita untuk melihat 1000 pasang warna di layar komputer dalam sebuah ruangan gelap. Para responden tersebut diminta untuk memilih warna yang paling mereka sukai secepat mereka mampu.

Setelah itu, para peneliti mengelompokkan hasil berdasarkan spektrum warna dan menemukan bahwa, meski pria lebih memilih warna biru, selera perempuan kini juga memilih warna pink yang agak condong ke arah biru.

Ini dipercaya mengapa wanita memilih warna pink adalah karena warna tersebut mewakili kealamian, sedangkan pria memilih warna biru karena dianggap mewakili keuniversalan. Perbedaan tersebut didasarkan pada evolusi purba dimana perempuan lebih banyak dikenalkan pada warna merah yang diasosiasikan dengan buah segar dan wajah yang sehat. Bagi pria, memikirkan warna kuranglah penting karena sebagai pemburu mereka dirancang untuk menandai benda gelap dan menembaknya.

Obesitas

Sebuah virus baru yang diketahui sebagai penyebab sel-sel induk manusia dewasa berubah menjadi sel-sel lemak dan menyebabkan obesitas. Virus yang menjadi pertanyaan ini diberi nama adenovirus-36, penyebab umum infeksi mata dan pernafasan.


Para peneliti dari Louisiana State University telah mengamati sel-sel induk dari responden dewasa yang beru saja menjalani liposuction. Separuh sel induk tersebut ditempeli adenovirus-36. Setelah seminggu, sebagian besar sel induk yang terinfeksi berkembang menjadi sel-sel lemak, dimana sel-sel yang tidak terinfeksi tidak berubah.


Penelitian terbaru menemukan bahwa orang yang mengalami obesitas lebih suka terinfeksi virus ini daripada orang yang kurus. Tentu saja, ada banyak faktor penyebab obesitas, termasuk kelebihan makan, kurangnya olahraga, genetik, metabolisme, dan sekarang, mungkin saja karena virus. Dalam jangka waktu yang panjang, vaksin anti-obesitas akan dikembangkan untuk mengatasi komponen viral ini